Obat berdosis kuat di rumah Prince 'salah label'

Sumber gambar, AFP
Pil-pil yang diambil dari rumah penyanyi Prince dan mengandung obat penenang sintetis yang kuat dan berbahaya yaitu fentanyl mendapat label yang salah, menurut laporan.
Penyelidik yang memberi keterangan pada Minneapolis Star Tribune mengatakan bahwa pil-pil tersebut dilabeli hydrocodone, obat penenang jenis ringan.
Laporan otopsi yang dirilis pada Juni lalu menunjukkan bahwa Prince meninggal akibat kelebihan dosis fentanyl.
Pada Associated Press, pihak berwenang mengatakan bahwa Prince tak memiliki resep untuk obat-obatan tersebut pada saat meninggal.
- <link type="page"><caption> Dokter ditanyai seputar kematian Prince</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/05/160511_majalah_dokter_prince_diperiksa" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Prince meninggal karena konsumi obat berlebihan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/06/160602_majalah_prince" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Gitar Yellow Cloud milik Prince laku dalam lelang</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/06/160626_majalah_gitar_prince" platform="highweb"/></link>
Prince ditemukan meninggal di lift di rumahnya di Paisley Park pada usia 57 tahun, April lalu.
Menurut laporan Star Tribune, berat badan musisi tersebut hanya 50kg dan ada dosis fentanyl yang fatal dalam sistem tubuhnya.
Fentanyl disebut-sebut terkait dalam kenaikan angka overdosis di beberapa bagian Amerika Serikat setelah terkandung dalam pil palsu.
Pil palsu tersebut ditemukan di Paisley Park dan mengandung bermacam-macam jenis obat, menurut Associated Press, termasuk fentanyl, lidocaine dan U-4770, sebuah obat sintetis yang delapan kali lipat lebih kuat daripada morfin.
Pengujian pada Prince sebelum kematiannya tak menunjukkan bekas fentanyl dalam tubuhnya, kata AP, sambil mengutip seorang pejabat berwenang yang terlibat dalam penyelidikan, dan mengatakan bahwa penyanyi tersebut bukan pengguna obat-obatan.
Pihak berwenang mengatakan bahwa Prince memiliki banyak pil ini seminggu sebelum kematiannya ketika pesawat pribadinya mendarat darurat di Illinois setelah dia jatuh sakit.
Prince dilaporkan mendapat dua dosis Narcan, penangkal yang digunakan untuk membalikkan efek overdosis obat penenang atau pengurang rasa sakit.









