Van Gogh ternyata memotong 'seluruh telinganya'

van gogh

Sumber gambar, w

Keterangan gambar, Van Gogh bunuh diri dua tahun setelah memotong telinganya sendiri.

Penelitian baru menemukan sketsa-sketsa sebagai bukti bahwa Vincent Van Gogh ternyata memotong seluruh bagian telinganya.

Sketsa-sketsa tersebut, yang digambar oleh Dr Felix Rey yang merawat luka Van Gogh pada 1888, ditemukan di arsip Universitas California.

Dari gambar itu terlihat telinga Van Gogh sebelum dan setelah pemotongan, yang menunjukkan pelukis ini telah mengiris seluruh bagian telinganya hingga hampir putus.

  • <link type="page"><caption> Van Gogh dan keputusan yang mengubah sejarah seni</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_cul/2015/06/150610_vert_cul_vangogh" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Ara, melukis dengan kanvas sekecil koin</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/04/160411_trensosial_talkingtothewalls" platform="highweb"/></link>

Laporan sebelumnya memperlihatkan dia hanya memotong bagian cupingnya atau sebagian telinganya saja.

Sketsa-sketsa Dr Ray ini ditemukan oleh Bernadette Murphy bersama dengan dokumen-dokumen lain milik Irving Stone yang bekerjasama dengan Dr Rey pada 1930.

gogh ear

Sumber gambar, UNIVERSITY OF CALIFORNIA

Keterangan gambar, Sketsa-sketsa Dr Rey ditemukan di perpustakaan Universitas California.

Murphy mulai penelitiannya tentang Van Gogh setelah mengunjungi Arles, rumah seniman tersebut pada 1880-an. Temuan-temuannya akan diterbitkan dalam sebuah buku baru berjudul Van Gogh's Ear: The True Story.

Penelitiannya juga memberi informasi yang 'lebih jelas' mengenai 'Rachel', wanita yang 'dihadiahi' potongan telinga oleh Van Gogh dengan tulisan, "Jaga benda ini dengan hati-hati."

Temuan memperlihatkan Rachel bukanlah seorang pekerja seks komersial sebagaimana dugaan selama ini, melainkan seorang perempuan yang bekerja sebagai pembantu di rumah-rumah bordil dan juga sebagai tukang pembersih di kantor-kantor.

Van Gogh mengiris telinganya karena menderita depresi berat dan sehari kemudian ditemukan oleh polisi untuk dilarikan ke rumah sakit.

Dua tahun setelah peristiwa itu, pelukis terkenal ini bunuh diri pada 1890.