Pelukis yang memasuki dimensi keempat

Sumber gambar, World History ArchiveAlamy Stock Photo
Lukisan Salvador Dali dari tahun 1954 memperlihatkan 'hypercube' empat dimensi yang misterius.
Ketika ahli matematika Thomas Banchoff menerima sebuah pesan di tahun 1975 yang memintanya untuk menghubungi Salvador Dali, rekannya mengatakan, "Ini mungkin tuntutan hukum atau olok-olok".
Ternyata pesan itu menjadi awal dari kerja sama yang berlangsung selama hampir sepuluh tahun.
Setiap tahun, Dali mengunjungi New York dan meminta masukan dari guru besar di Universitas Brown tersebut, agar dapat menghadapi tantangan dalam menyelesaikan sebuah karya seni, termasuk sebuah patung seekor kuda tiga bagian yang terpisah berkilometer.
- <link type="page"><caption> Menyayat hati, foto Palmyra sebelum dan sesudah hancur</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_cul/2016/05/160511_vert_cul_foto_palmyra" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Mengapa foto veteran misterius ini selalu menjadi viral?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_cul/2016/05/160501_vert_cul_foto_viral" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> 'Menyelamatkan hidup' dengan ilusi optik</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_cul/2016/05/160509_vert_culture_seni_3d" platform="highweb"/></link>
Seniman Spanyol ini memang sejak lama menemukan inspirasi dari ilmu pengetahuan.
Dalam Manifesto Anti-Matter tahun 1958, Dali menulis, “Pada periode Surealisme saya ingin menciptakan ikonografi dunia dalam dan dunia menakjubkan, ayah saya Freud... Hari ini dunia luar dan fisika menjadi psikologi. Ayah saya hari ini adalah Dr Heisenberg.”
Tidak ada paku penyaliban
Dali terus mengkaji pemikiran teori fisika sampai meninggal di tahun 1989 dengan ekspresi terbesar keingintahuan ilmu pengetahuannya berbentuk lukisan tahun 1954.
Menggantung di udara, di atas tubuh berdasarkan bentuk badan istrinya, Gala, sosok Yesus Kristus tampil dalam pose yang biasa dilukis seniman selama berabad-abad. Tetapi tidak terdapat paku di gambar penyaliban dan juga salibnya tidak terbuat dari kayu. Ini bukanlah dimensi yang kita bisa lihat.

Crucifixion (Corpus Hypercubus) menyatukan penggambaran klasik Kristus dengan bentuk yang hanya ada pada teori matematika.
Salib melayang Dali digambarkan Banchoff sebagai 'sebuah kubus empat dimensi yang terbuka'.
Dan pada ceramah tahun 2012 di Dali Museum, Banchoff menjelaskan bagaimana seniman itu berusaha menggunakan 'sesuatu dari dunia tiga dimensi dan membawanya ke tingkat yang lebih tinggi'.
"Semua hal ini menggunakan dua perspektif sekaligus, dua salib yang saling bertumpangan," jelas Banchoff.
Patung pikiran
Sementara sisi-sisi sebuah kubus dapat dibuka menjadi enam kotak, maka tesseract atau kubus empat dimensi, dapat dibuka menjadi delapan kubus. Hal ini memang sulit dipahami, tetapi pemikiran sejumlah dimensi memungkinkan para ilmuwan membayangkan bentuk yang menurut ahli matematika, Marcus du Sautoy, sebagai 'patung pikiran'.
Du Satoy mengatakan dalam Program Radio BBC 3, The Secret Mathematician, “Tidak mungkin melihat kubus 4D pada pemikiran 3D kita yang terbatas, tetapi terdapat sejumlah cara yang berbeda untuk membayangkannya."
Dan 'patung pikiran" Dali membawa geometri ke ranah metafisika.
"Terdapat kedalaman meditatif pada Crucifixion (Corpus Hypercubus),” kata seorang kritikus seni dan penyair Kelly Grovier.
"Lukisan sepertinya memecahkan kaitan antara spiritualitas penyelamatan Kristus dengan materialitas geometri dan kekuatan fisika. Sepertinya ini menjembatani perbedaan antara ilmu pengetahuan dari agama."
Dengan keluar dari tiga dimensi, maka seniman bisa menemukan arti baru adegan klasik Injil, menurut du Sautoy.
"Pemikiran dimensi ke empat yang hadir melewati dunia kebendaan kita, Dali pandang sebagai dunia spiritual yang melampaui alam fisik," tambahnya.
Bentuk masa depan
Dimensi ke empat dalam seni, sepertinya bagi banyak orang merupakan suatu perkembangan yang sudah seharusnya.

Sumber gambar, Francesc CatalaRoca
Pada Dimensionist Manifesto 1936, penyair dan ahli teori dari Hungaria, Charles Tamkó Sirató, menyatakan evolusi seni menyebabkan, "Sastra meninggalkan garis dan memasuki pesawat... Lukisan meninggalkan pesawat dan memasuki angkasa luar...(Dan) patung ke luar dari bentuk tertutup dan tidak bergerak."
Kemudian, tambah Sirató, akan terjadi 'penguasaan seni atas ruang dimensi ke empat, yang sampai sejauh ini dipandang bebas seni'.
Seniman beraliran Kubisme, seperti Pablo Picasso, sudah berupaya untuk mewakili bentuk empat dimensi pada kanvas dua dimensi, karena teori dari ahli matematika abad ke-19, Bernhard Riemann dan Henri Poincaré.
Sedang Dali mencari inspirasi jauh ke belakang lagi, menggambarkan lukisannya sebagai 'kubisme transenden, metafisik'.
Dia mengatakan Crucifixion (Corpus Hypercubus) dipengaruhi oleh mistik abad ke-13 dan arsitek ke-16.
"Ini sama sekali berdasarkan Treatise on Cubic Form karya Juan de Herrera, arsitek Philip II, pembuat Escorial Palace; yang diinsiprasi oleh Ars Magna karya filsuf dan ahli alkimia Katalunya, Raymond Lull.”
Menurut Banchoff, Lull adalah seorang Katalunya (salah satu provinsi di Spanyol) yang mengkaji dua dimensi dan dua abad kemudian Herrera meneliti dimensi ketiga.
Adapun Dali melakukan garis lurus, membawanya ke dimensi ke empat.
Profesor Banchoff dari Universitas Brown juga dapat melihat kaitan kubus hyper Dali dengan gambar salib dari peneliti perspektif di abad ke-18, seperti astronom Edme-Sebastien Jeaurat.
Ketika Jeaurat dan orang-orang lain menggambar bentuk-bentuk ini pada tahun 1750, menurut Banchoff, mereka tidak memikirkannya sebagai kubus empat dimensi terbuka -dan hal itu terjadi satu atau dua abad sesudahnya."
Banchoff menyadari bentuk tersebut begitu melihat gambar Jeaurat. "Saya berkata," Ini dia. Ini kubus 4D terbuka. Ini adalah Corpus Hypercubus.’”
Dalí dapat memasuki dimensi ke empat dengan bantuan astronom dan ahli mistik disamping ahli matematika. Dan dia merasakan ketakutan terkait umurnya.

Sumber gambar, YouTube
“Corpus Hypercubus bukanlah masalah yang mudah diatasi," kata Banchoff.
"Dia memerlukan empat tahun... sebelum merasa puas."
Crucifixion (Corpus Hypercubus) selesai dilukis pada tahun 1954, bersamaan dengan didirikannya CERN (Pusat Penelitian Nuklir Eropa) di Jenewa.
"Ketakutan Perang Dingin terkait bencana nuklir semakin meningkat,” kata Kelly Grovier. “Struktur atom, dengan kata lain, ada di pikiran semua orang dan cara mengatasi misteri seperti ini kemungkinan akan menghancurkan atau memberikan keselamatan."
Bagi Dali, geometri dapat menjadi jalan mencapai keselamatan abadi.
"Pada karya Dali, atom dan ilmu pengetahuan sepertinya menjadi dasar penebusan dan keselamatan," kata Grovier. "Salib tesseractic sepertinya melampaui dimensi dunia ini ke tempat yang belum diketahui."
Sesuatu yang diakui oleh senimannya.
Seperti yang dikatakannya di Dalí Dimension, “Pemikir dan sastrawan tidak bisa memberikan saya apapun. Ilmuwan memberikan semuanya, bahkan keabadian jiwa."
<italic>Versi bahasa Inggris tulisan ini bisa Anda baca di <link type="page"><caption> The painter who entered the fourth dimension</caption><url href="http://www.bbc.com/culture/story/20160511-the-painter-who-entered-the-fourth-dimension" platform="highweb"/></link> di <link type="page"><caption> BBC Culture</caption><url href="http://www.bbc.com/culture" platform="highweb"/></link></italic>.









