Uber dapat dana investasi publik Arab Saudi

Uber ditaksir bernilai $62,5 miliar (sekitar Rp855 triliun)

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Uber ditaksir bernilai $62,5 miliar (sekitar Rp855 triliun)

Aplikasi layanan taksi Uber mendapat investasi US$3,5 miliar atau hampir Rp48 triliun dari Dana Investasi Publik Arab Saudi.

Uang itu akan digunakan untuk memperbesar usaha mereka di Timur Tengah. Perusahaan tersebut mengatakan bahwa 80% penggunanya di Arab Saudi adalah perempuan.

Perempuan dilarang untuk mengendarai mobil sendiri di negara itu.

  • <link type="page"><caption> Uber melakukan uji coba 'mobil tanpa supir' </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/05/160520_majalah_mobil_uber" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Google gaet Uber dalam proyek mobil mengemudi sendiri </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/04/160427_majalah_iptek_mobil_google" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Akhirnya Uber dan GrabCar dapat payung hukum dari Kemenhub</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/04/160427_indonesia_kemenhub" platform="highweb"/></link>

Badan tersebut menaksir Uber bernilai US$62,5 miliar (sekitar Rp855 triliun) dan manajer pengelola dana, Yasir al-Rumayyan, akan masuk dalam dewan Uber.

Investasi dari Dana Investasi Publik, yang didirikan oleh kerajaan untuk mengembangkan negara dan menanamkan pemasukan dari cadangan minyak, adalah bagian dari upaya Uber di seluruh dunia untuk mengumpulkan dana.

Uber akan berinvestasi US$250 juta atau Rp3 triliun lebih di Timur Tengah, di mana mereka berekspansi secara agresif.