Skandal rumah pribadi dibiayai negara, Presiden Zuma minta maaf

Sumber gambar, AFP
Presiden Jacob Zuma meminta maaf kepada rakyat Afrika Selatan dalam upaya untuk mengakhiri skandal yang sudah sekian lama berlangsung terkait penggunaan dana negara untuk rumah pribadinya.
"Hal ini telah menyebabkan frustrasi dan kebingungan, dan akrenanya saya minta maaf," katanya dalam pidato televisi.
Dia mengatakan akan mematuhi putusan pengadilan untuk mengganti uang pemerintah yang digunakan untuk memugar rumah peristirahatannya di pedesaan yang dilengkapi kolam renang dan amfiteater.
Kasus ini diperkarakan oleh kalangan oposisi, yang mendesaknya juga untuk mundur.
- <link type="page"><caption> Presiden Zuma digugat untuk kembalikan dana negara</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/02/160209_majalah_afrika_selatan_zuma" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Filipina pamerkan koleksi perhiasan Marcos untuk mencegah korupsi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/03/160330_majalah_perhiasan_marcos" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Akan ditahan terkait kasus korupsi, mantan presiden Brasil jadi menteri</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160315_dunia_brasil_lula_menteri" platform="highweb"/></link>
Zuma tak kunjung membayarnya, dan Kamis (31/3) lalu Mahkamah Konstitusi menetapkan, bahwa tindakan Zuma yang tak membayar uang pengganti itu melanggar konstitusi.
Dalam pidato yang disiarkan langsung, Jumat (1/4), Zuma mengatakan: "Saya menghormati keputusan dan akan mematuhinya."
Presiden menambahkan, dia melakukan semuanya 'dengan niat baik' dan 'tak pernah menyadari atau dengan sengaja melanggar konstitusi.'
"Apapun tindakan saya yang dinyatakan tak sesuai konstitusi terjadi karena pendekatan yang berbeda dan pertimbangan hukum yang berbeda," katanya sebelum kemudian menyampaikan permintaan maaf.









