Bill Gates serukan kerja sama dalam penyelidikan terorisme

Bill Gates

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Bill Gates mengatakan pemerintah hanya meminta akses untuk kasus tertentu bukan secara umum.

Pendiri Microsoft, Bill Gates, mengatakan perusahaan teknologi seharusnya dipaksa untuk bekerja sama dengan aparat keamanan dalam penyelidikan terorisme.

Komentarnya ditujukan pada perdebatan di Amerika Serikat tentang apakah sebaiknya Apple membantu FBI untuk 'membuka' telepon milik <link type="page"><caption> pembunuh 14 orang di San Bernardino, California. </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160210_dunia_sanbenardino_ponsel" platform="highweb"/></link>

<link type="page"><caption> Apple menolak untuk melakukannya</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/02/160217_majalah_apple_telepon" platform="highweb"/></link> dan pimpinan eksekutifnya, Tim Cook, menyebut perintah FBI sebagai 'berbahaya, mengerikan, dan belum pernah terjadi sebelumnya.'

Menurut Gates -dalam wawancara dengan koran Inggris, The Financial Times, Selasa 23 Februari- pemerintah mengupayakan akses untuk satu kasus yang khusus.

"Mereka tidak meminta untuk hal yang umum, mereka meminta untuk kasus tertentu."

Apple

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Tim Cook, menyebut perintah FBI sebagai 'berbahaya, mengerikan, dan belum pernah terjadi sebelumnya.'

Namun pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, mendukung Apple dengan mengatakan 'membuka' telepon Syed Rizwan Farook bisa menjadi preseden yang berbahaya.

<link type="page"><caption> Bulan Desember 2015, Farook dan istrinya, Tashfeen Malik, membunuh 14 orang</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160210_dunia_sanbenardino_ponsel" platform="highweb"/></link> di San Bernardino yang dilaporkan terinspirasi kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.

FBI meminta Apple untuk 'mematikan' perangkat keamanan di telepon tangan Farook, yang menurut Direktur FBI, James Comey, demi 'para korban dan keadilan'.

Penolakan Apple mendapat kecaman dari beberapa pihak, antara lain dari <link type="page"><caption> bakal calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyerukan boikot atas Apple</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160220_dunia_trump_apple" platform="highweb"/></link>.

<link type="page"><caption> Seorang pengacara yang mewakili para korban pembunuhan di San Bernadino</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/02/160222_majalah_apple_san_berdino" platform="highweb"/></link> juga akan menyampaikan alasan hukum untuk meminta Apple bekerja sama dengan para penyelidik FBI.