Macan tutul 'penyerang' di India lepas dari kandang
Seekor macan tutul yang menyerang enam orang di sebuah sekolah di India sebelum ditangkap, ke luar dari kandangnya.
Macan tutul jantan berusia delapan tahun itu <link type="page"><caption> masuk ke sebuah sekolah di Bangalore pada 7 Februari lalu</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/multimedia/2016/02/160208_macantutul_india" platform="highweb"/></link> dan melukai beberapa orang sebelum dilumpuhkan dengan obat bius.

Sumber gambar, AFP
Dia kemudian dibawa ke Taman Nasional Bannerghatta untuk mendapat perawatan namun Minggu (14/02) lepas dari kandangnya, menurut pihak berwenang.
Ditambahkan agar masyarakat umum tidak usah panik.

Sumber gambar, EPA
"Itu hanya mitos kalau macan tutul bisa berubah menjadi pemakan manusia. Itu merupakan pengecualian yang amat jauh. Dalam hal ini, tidak ada alasan untuk khawatir," kata Ravi Ralph, pejabat urusan satwa liar di Karnataka kepada wartawan BBC Hindu, Imran Qureshi.
Bagaimanapun sebagai tindakan berjaga-jaga, penjaga hutan mulai mengunjungi kampung-kampung di sekitar taman nasional untuk memberi saran agar warga jangan panik.

Sumber gambar, AFP
Macan tutul itu lepas ketika petugas membuka kandang untuk memberinya makan dan kemungkinan pintu kandang tidak dikunci kembali dengan baik.
"Jadi kami sudah memerintahkan penyelidikan. Seharusnya kita akan tahu rinciannya dalam waktu dua atau tiga hari," tambah Ralph.
Ketika masuk ke sebuah sekolah pekan lalu, polisi dan petugas memerlukan waktu sampai sekitar 12 jam untuk menangkapnya.









