Lebih 100 sekolah di India tutup 'karena teror macan tutul'

Waktu membaca: 1 menit

Tak kurang dari 129 sekolah di Bangalore, India, ditutup hari Kamis 11 Februari, setelah muncul laporan ada lagi macan tutul yang berkeliaran di pinggiran kota.

Warga diminta tidak keluar rumah dan petugas dinas kehutanan, dengan dibantu polisi, mencoba untuk menangkap binatang liar tersebut.

Seekor macan tutul jantan memasuki satu sekolah hari Minggu (07/02) dan melukai enam orang yang mencoba menangkapnya.

Macan tutul di India

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Enam orang mengalami luka-luka ketika mencoba melumpuhkan macan tutul hari Minggu (07/02).

Korban yang mengalami luka termasuk seorang ilmuwan dan pegawai dinas kehutanan. Diperlukan waktu sepuluh jam untuk melumpuhkan macan tutul ini.

Laporan tentang macan tutul yang kembali masuk kota disampaikan oleh seorang pekerja bangunan di kawasan Nallurhalli, Rabu (10/02), kata wartawan BBC di Bangalore, Imran Qureshi.

Pejabat setempat, Ravi Ralph, mengatakan pihaknya sudah membentuk tim yang siap diterjunkan begitu lokasi macan diketahui.

Macan tutul di India

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Macan diperkirakan akan makin sering masuk kota karena habitat binatang ini makin berkurang.

"Kami sudah punya tim gabungan dari dinas kehutan dan polisi untuk menangkapnya," kata Ralph.

Belum bisa dipastikan kapan kegiatan belajar mengajar akan dimulai lagi di Bangalore.

Sensus memperlihatkan terdapat 12.000 hingga 14.000 macan tutul di India dan satwa ini serta jenis-jenis harimau lain kadang masuk ke kawasan-kawasan permukiman seiring dengan menciutnya habitat mereka.