Apa yang membuat Anda jatuh cinta pada pegunungan?
#FotoAnda: Setiap bulan kami menerbitkan galeri dari foto-foto yang Anda kirimkan terkait dengan tema tertentu. Selama bulan Januari ini, temanya adalah gunung.
Apa yang membuat Anda jatuh cinta pada pegunungan?
____________________________________________________________

Sumber gambar, Wahyu Nur Fahrurozi
Kita mulai dengan foto Gunung Sumbing, Sindoro, dan Prau yang diabadikan oleh seorang bloger Wahyu Nur Fahrurozi.
Lantas, apa yang membuat Anda tertarik pada gunung? "Di dalam setiap pendakian sejatinya kita juga belajar untuk mencintai sang pencipta dan alam ciptaan-Nya. Pergi ke gunung adalah soal perjalanan hati, bukan puncak semata yang menjadi tujuan tetapi proses dalam setiap langkah kita untuk belajar terus menjadi manusia yang lebih baik ke depan," katanya.
____________________________________________________________

Sumber gambar, Bagus Wijanarko
“Saya sangat mencintai alam, terutama pegunungan, saya juga pecinta fotografi, bahkan ingin sekali hidup dari cinta saya itu," kata Bagus Wijanarko yang mengabadikan foto ini di Cemoro Lawang, jalur menuju ke Taman Nasional Gunung Bromo, Tengger, dan Semeru.
____________________________________________________________

Sumber gambar, Bagus Wijanarko
Bagus juga memotret keindahan langit di Kalimati. "Lengkungan salah satu ekor Bimasakti di atas puncak Semeru - gunung tertinggi di Pulau Jawa - dipotret dari Kalimati camping ground."
____________________________________________________________

Sumber gambar, Dessi Ariyanti
Di kompleks pegunungan yang sama, Dessi Ariyanti memotret Danau Ranu Kumbolo dalam pendakian tahun lalu. "Di pegunungan, Anda akan merasa kecil dan banyak hal lain yang jauh lebih besar dari Anda. Dan, setiap pegunungan unik. Ada perasaan yang luar biasa ketika kita bisa merasakan perbedaannya," katanya.
____________________________________________________________

Sumber gambar, Mia W Asgar
"Mendaki gunung bukanlah obsesi pencapaian puncak. Tapi, usaha penaklukan diri, yang membuat kita percaya akan harapan," kata Mia W Asgar yang memotret Gunung Papandayan di Jawa Barat.
____________________________________________________________

Sumber gambar, Novem J. Hosea Lawalata
Gunung Tambora di Pulau Sumbawa karya Novem J Hosea Lawalata. "Alasan kenapa memilih naik gunung, selain untuk jalan jalan mengambil foto ya hitung-hitung olah raga, serta sarana latihan pengendalian diri seperti ego. Harus kerja sama, menuruti saran pemandu, disiplin diri karena harus melatih fisik," katanya.
____________________________________________________________

Sumber gambar, Ella Masliana Dewi
Ella Masliana Dewi yang mengirimkan foto ini mengatakan, "cita-cita itu seperti gunung, meskipun jalannya terjal untuk dilalui, rasa lelah menggoda untuk berhenti diperjalanannya, tapi indah sekali setelah dicapai."
____________________________________________________________

Sumber gambar, Barus Silalahi
Gunung tidak melulu tentang pemandangan indah. Barus Silalahi yang mengirim foto Gunung Bromo ini bercerita tentang kebaikan warga lokal. "Saya ditawari menginap di rumahnya, disuguhi makan dan minum sepuasnya bahkan beliau mengantar saya ke pananjakan untuk berburu matahari terbit."
"Kenapa bapak begitu baik terhadap saya yang baru kenal beberapa jam yang lalu?" Barus keheranan. "(Dia menjawab) saya sudah terlebih dahulu menerima banyak kebaikan dari orang lain maka saya harus meneruskan kebaikan yang sama kepada orang lain," kata Barus menirukan warga lokal yang baik hati itu.
____________________________________________________________

Sumber gambar, Romi Haristah Abdullah
Terakhir adalah foto kiriman Romi Haristah Abdullah di puncak Gunung Andong, Magelang. "Gunung yang sangat cocok untuk para pendaki pemula, gunungnya tidak begitu tinggi, dan medan yang dilalui pun juga tidak begitu sukar."
Tema pada bulan Februari adalah air terjun. Jika tertarik, Anda bisa mengirimkan foto tersebut melalui fasilitas pesan di <link type="page"><caption> Facebook BBC Indonesia</caption><url href="https://www.facebook.com/bbc.indonesia/" platform="highweb"/></link> atau surat elektronik di [email protected] (dengan mencantumkan #FotoAnda dalam subjek surel).










