Tanggapan warga Iran atas patung telanjang Italia yang 'ditutup'

patung telanjang italia

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Museum Capitoline, Roma, Italia, tempat Presiden Rouhani mengadakan jumpa pers.

#TrenSosial: Warga Iran menanggapi dengan sarkastik melalui media sosial setelah Italia menutup bagian vital patung-patung dalam kunjungan Presiden Hassan Rouhani.

Dalam kunjungan pertama pemimpin Iran dalam 10 tahun ini, Presiden Rouhani mengunjungi Museum Capitoline, dan patung-patung telanjang ditutup sebagai tanda penghormatan kepada Republik Islam Iran.

Presiden Rouhani sendiri menyatakan tidak meminta ditutupnya patung-patung itu. Rouhani berada di Paris (28/01) dalam lanjutan lawatan ke Eropa.

Pengguna social media berbahasa Persia mengkritik langkah Italia tersebut dengan ratusan cuitan.

Twitter
Keterangan gambar, "Patung telanjang ditutup untuk menghargai Hassan Rouhani", tulis salah seorang pengguna Twitter dalam bahasa Persia.

Salah seorang pengguna Twitter 'Tanasoli' menulis, "Pesan yang sampai dengan menutup patung telanjang: Anda adalah perwakilan satu negara yang tidak melihat seni dan patung sebagai perangkat seni."

Sejumlah kecil pengguna media sosial mendukung langkah ini termasuk dengan akun Twitter, "Fatemeh Ekhtesari", yang menggambarkan langkah Italia sebagai pesan toleransi dan menghargai negara lain.

twitter
Keterangan gambar, "Cepat pakai baju! Tamu segera datang."

Warga Iran lain dengan sarkastik mentertawakan langkah itu dengan menggunakan tagar dalam bahasa Farsi yang berarti "Islam dalam bahaya".

"Untuk mencegah Islam menghadapi bahaya, patung-patung museum sudah dimasukkan dalam kotak," kata salah seorang pengguna Facebook.

twitter
Keterangan gambar, "Prancis bersiap menyambut kedatangan Rouhani ke museum."

Sementara itu di Italia sendiri, banyak yang mengkritik langkah ini dengan menggunakan tagar "Patung Telanjang" dengan memposting karya seni yang tak disensor.

"Sebagai seorang warga Italia dan khususnya warga Roma, saya sangat malu. Ini memalukan," kata salah seorang pengguna Twitter.

Twitter
Keterangan gambar, Tanggapan lain di Twitter tentang patung telanjang yang ditutup.

"Menutup patung telanjang untuk tamu asing sama saja dengan...bunuh diri budaya."

Menteri Kebudayaan Italia Dario Franceschini sendiri mengkritik langkah menutup patung dengan mengatakan "hal itu tidak dapat dimengerti".

Franceschini mengatakan kepada wartawan Rabu (27/01) bahwa PM Matteo Renzi dan dirinya tidak diberitahu tentang keputusan itu.