Maskapai Inggris bekukan rute ke Sharm el Sheikh

Sumber gambar, Reuters
Operator penerbangan murah Inggris Easyjet menambah panjang daftar maskapai yang membatalkan rute dari dan ke resor wisata Mesir, Sharm el Sheikh.
Easyjet mengatakan semua penerbangan dari dan ke Sharm el Sheikh dibekukan hingga 6 Januari 2016.
Penjelasan di situs Easyjet menyebutkan bahwa keselamatan penumpang di atas segala-galanya, yang mengisyaratkan pembekuan semua penerbangan ini terkait dengan situasi keamanan.
"Situasinya di luar kendali kami dan keselamatan penumpang selalu menjadi prioritas utama kami," demikian keterangan di situs Easyjet, hari Selasa (24/11).
<link type="page"><caption> Penerbangan dari Inggris ke Sharm el Sheikh belum juga normal</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151106_dunia_eropa_pesawatrusiasinai.shtml" platform="highweb"/></link> sejak pesawat Rusia yang melayani penerbangan ke resor wisata ini jatuh di Sinai pada 31 Oktober menewaskan 224 orang.
Kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) mengklaim mereka menjatuhkan pesawat ini dengan "memasukkan bom" ke pesawat tersebut.
Penyelidikan dan informasi intelijen Barat sejauh ini menyimpulkan <link type="page"><caption> ledakan bom besar kemungkinan menjadi penyebab jatuhnya pesawat Rusia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151106_dunia_pesawat_rusia.shtml" platform="highweb"/></link>.
Pekan lalu maskapai British Airways mengumumkan semua penerbangan dari Inggris ke Sharm el Sheikh dibatalkan hingga 17 Januari.
Maskapai lain, Monarch, tidak akan melayani penerbangan ke Sharm el Sheikh hingga 19 Desember sementara operator wisata Thomson membatalkan penerbangan hingga 9 Desember dan operator lain Thomas Cook hingga 10 Desember.









