Dana Inggris sebesar Rp20 triliun untuk atasi malaria

malaria

Sumber gambar, Science Photo Library

Keterangan gambar, Gambar sel darah merah yang terinfeksi parasit malaria Plasmodium sp.

Pemerintah Inggris menghimpun dana baru sebesar £1 miliar atau Rp20 triliun untuk membasmi malaria dan penyakit infeksi lainnya di dunia.

Ross Fund akan dipakai bersama-sama dengan dana dari dermawan Amerika Serikat, Bill dan Melinda Gates.

Dana ini menggunakan nama Sir Ronald Ross, pemenang Penghargaan Nobel pertama Inggris pada tahun 1902 karena penemuannya bahwa malaria ditularkan nyamuk.

Jumlah orang yang hampir meninggal karena malaria terus menurun, tetapi <link type="page"><caption> satu anak tetap meninggal karena penyakit itu dalam setiap menit di Afrika</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/01/150119_sains_malaria" platform="highweb"/></link>.

Para menteri Inggris mengatakan kerja sama dengan pendiri Microsoft dengan istrinya Melinda menandai 'restrukturisasi mendasar' anggaran bantuan Inggris.

Dana £1 miliar berasal dari anggaran bantuan luar negeri Inggris dalam lima tahun ke depan.

Sejumlah £115 juta diperuntukkan penelitian obat baru, diagnosa, dan insektisida malaria, TB. serta penyakit infeksi lainnya.

Sementara dana sebesar £188 juta akan dipakai guna memperbaiki pertahanan biologi dan sistem respon segera bagi wabah yang cepat menyebar seperti Ebola.

Menteri Keuangan Inggris, George Osborne, mengatakan satu miliar orang terinfeksi malaria dan 500.00 anak-anak meninggal karena penyakit itu setiap tahunnya.