Tiga bidang belum capai target PBB

Kemiskinan Jakarta
Keterangan gambar, Target mengentaskan kemiskinan masih belum tercapai di Indonesia
Waktu membaca: 1 menit

Indonesia masih menghadapi kendala dalam mencapai beberapa sasaran Pembangunan Milenium PBB yakni dalam penurunan angka kemiskinan, angka kematian ibu dan anak.

Masalah seperti yang dihadapi Indonesia ini lagi dibahas dalam KTT Millennium Development Goals di New York yang berlangsung sampai 22 September.

PBB telah mencanangkan delapan bidang yang harus dicapai oleh semua negara pada tahun 2015.

Di antara target yang ditetapkan PBB adalah pengentasan kemiskinan dan kelaparan yang ekstrem, pemerataan pendidikan dasar, mengurangi tingkat kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, perlawanan terhadap HIV/AIDS, malaria dan penyakit lain.

Sasaran PBB untuk angka kematian ibu adalah 102 orang per 100 ribu kelahiran. Saat ini Indonesia masih pada posisi 307 orang per 100 ribu jiwa.

Oleh karena itu sebagian pihak menganggap tingkat kematian ibu ini sulit dicapai. Namun Sekjen Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Indroyono Susilo mengatakan kepada BBC, untuk mengatasinya pemerintah Indonesia membuat kebijakan khusus.

"Salah satu kebijakan yang diambil adalah dengan meningkatkan sistem persalinan. Untuk ibu bersalin tidak dipungut biaya, kalau pun ada biayanya serendah mungkin," katanya.

Mengenai kemiskinan, Indroyono mengatakan: "Laporan terakhir target kita tingkat kemiskinan menjadi 8% pada tahun 2014. Tahun lalu mencapai 14,1%. Ini berarti dari 235 juta penduduk terdapat 30 juta yang masih di bawah garis kemiskinan".

Indroyono menyatakan, "Tahun 2010, tingkat kemiskinan 13,3%, turun 0,8%. Apakah angka ini cukup? Belum. Harusnya turunnya rata-rata 1,2% per tahun untuk mencapai 8% pada tahun 2014.'' "Namun masih ada waktu lima tahun lagi," tegas Indroyono untuk mencapai tahun 2015.