Skandal emisi, VW terancam denda triliunan

VW harus memoles lagi reputasi perusahaan yang tercoreng, dan membayar denda raksasa

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, VW harus memoles lagi reputasi perusahaan yang tercoreng, dan membayar denda raksasa

Bos Volkswagen, Martin Winterkorn akan "mendukung" penyelidikan yang akan dilakukan oleh Kementrian transportasi Jerman terhadap skandal emisi raksasa otomotif Jerman itu.

Terungkapnya skandal emisi itu mengakibatkan saham Volkswagen (VW) jatuh hingga lebih dari 18%, Senin (21/9) kemarin.

Dalam temuan Environmental Protection Agency (EPA, dinas perlindungan lingkungan) AS ditemukan, piranti lunak di sejumlah model VW berbahan bakar diesel, bisa memanipulasi uji emisi.

Korea Selatan juga akan melakukan investigasi terhadap mobil-mobil VW. Kementrian lingkungan Korea bahkan menyebut, penyelidikan akan dilakukan juga terhadap mobil-mobil merk Audi -yang juga dimiliki VW, dan bahkan jika ditemukan masalah, akan diperluas ke semua mobil Jerman berbahan bakar diesel.

Penyelidikan itu akan menyasar lebih dari 4.000 unit VW Jetta dan VW Golf, serta Audi A3 yang diproduksi antara 2009 dan 2015.

VW diperintahkan menarik kembali sekitar setengah jugta mobil yang sudah terjual sejak 2008

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, VW diperintahkan menarik kembali sekitar setengah jugta mobil yang sudah terjual sejak 2008

Di Amerika Serikat, Jumat pekan lalu, VW diperintahkan untuk menarik lagi lebih dari setengah juta unit mobil produksinya.

Selain harus membayar biaya penarikan mobil, VW juga terancam hukuman denda miliaran dolar, dan para eksekutifnya terancam dipidanakan pula.

Denda raksasa

Gedung Putih juga dilaporkan mengatakan "cukup terganggu" oleh perilaku VW.

Pemimpin VW <link type="page"><caption> Martin Winterkom menyatakan permintaan maafnya atas skandal</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/09/150920_majalah_emisi_vw" platform="highweb"/></link> itu.

"Saya secara pribadi menyampaikan permintaan maaf yang mendalam bahwa kami telah merusak kepercayaan pelanggan kami dan kepercayaan publik," Martin Winterkorn berkata.

Selain merknya sendiri, VW juga memiliki merk lain, termasuk Audi.

Sumber gambar, epa

Keterangan gambar, Selain merknya sendiri, VW juga memiliki merk lain, termasuk Audi.

Ia mengatakan telah melancarkan penyelidikan terhadap piranti lunak yang membuat mobil-mobil produksi mereka bisa mengeluarkan emisi yang jauh lebih rendah saat uji emisi dibanding kalau dikendarai secara biasa.

EPA menemukan "perangkat pengecoh" itu di mobil-mobil diesel produksi VW, antara lain VW Jetta, VW Beetle, VW Golf dan VW Passat, serta di mobil-mobil Audi A3

Denda untuk setiap mobil yang tak memenuhi persyaratan udara bersih AS, menurut EPA, bisa mencapai hingga $37.500 (sekitar Rp.500 juta). Jika dihitung bahwa mobil model-model itu yang terjual sejak 2008 mencapai sedikitnya 482.000 unit, maka denda yang harus dibayar bisa mencapai $18miliar (Rp250 triliun).

Ini jumlah denda yang sangat besar, bahkan bagi perusahaan raksasa yang baru saja menyalip Toyota sebagai perusahaan otomotif dengan produksi terlaris dalam semester pertama 2015.

Nilai keseluruhan VW di bursa saham mencapai sekitar €66miliar (lebih dari Rp.1000 triliun).