Dirusak lagi, patung 'vagina' karya Anish Kapoor

Patung Anish Kapoor

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Patung kontroversial karya Anish Kapoor sudah dua kali dirusak.

Patung kontroversial karya seniman Anish Kapoor yang dipajang di taman Istana Versailles di Prancis, kembali dirusak untuk kedua kalinya.

Bulan Juni lalu, patung dengan tinggi 10 meter yang terbuat dari besi dan batu yang diberi nama <italic>Dirty Corner</italic> atau Pojok Kotor itu <link type="page"><caption> dirusak dengan semprotan cat berwarna kuning.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/06/150619_majalah_vagina_patung" platform="highweb"/></link>

Kali ini, Minggu 6 September, slogan antisemitis ditulis dengan cat di patung tersebut.

Menteri Kebudayaan Prancis, Fleur Pellerin, menegaskan aksi vandalisme itu sebagai 'serangan atas kebebasan berkreasi' dan berjanji aparat keamanan akan mencari pelakunya.

Patung Anish Kapoor

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Dirty Corner sudah dikunjunggi lima juta wisatawan.

"Ini merupakan tindakan yang mencerminkan pandangan fasis dari seni," tambahnya dalam pernyataannya setelah berkunjung melihat pengrusakan atas karya Kapoor tersebut.

Kapoor, yang terkenal dengan karya-karya patung luar ruang berukuran raksasa- pernah mengatakan patung di taman Istana Versailles sebagai mewakili <link type="page"><caption> 'vagina ratu yang mengambil alih kekuasaan'.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/06/150607_majalah_instalasi_vagina_versailles" platform="highweb"/></link>

Seniman Inggris keturunan India tersebut mengatakan pengrusakan pada bulan Juni lalu sebagai 'sebuah tragedi'.

Karya seni sepanjang 10 meter dengan panjang 60 meter tersebut menghadap ke istana kerajaan dan sudah menarik kunjungan lima juta wisatawan.