#TrenSosial: Penyelundupan trenggiling beku picu kemarahan di medsos

trenggiling

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Trenggiling ini ditemukan dalam keadaan beku dan disamarkan sebagai ikan.

Upaya penyelundupan sekitar 1,3 ton trenggiling di bandara Surabaya dalam bentuk dibekukan menyulut kemarahan di media sosial di tengah maraknya perdagangan binatang yang dilindungi ini.

Petugas bea cukai Surabaya berhasil menggagalkan penyelundupan 1.390 kg trenggiling beku yang akan dibawa ke Singapura.

"Berkas perkara penyidikan oleh jaksa penuntut umum sudah dinyatakan lengkap," kata Samsul Hadi, dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur.

"Untuk kasus kemarin, ditenukan sudah dalam kondisi mati, beku dan tanpa sisik," tambah Samsul.

Binatang pemakan serangga berkulit keras yang ditetapkan sebagai binatang yang hampir punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN) ini disamarkan sebagai ikan segar saat akan dikapalkan secara ilegal.

Harga yang fantastis

trenggiling

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Trenggiling ini disimpan dalam kotak akan dibawa ke Singapura.

Bulan April lalu, petugas di Medan menyita puluhan trenggiling hidup dan sekitar lima ton daging yang siap dikirimkan ke luar negeri.

Perdagangan binatang yang dilindungi ini tetap marak walaupun sudah dilakukan pengawasan, kata Samsul.

"Marak mungkin karena harganya yang fantastis," kata Samsul. Sejumlah laporan menyebutkan satu kilogram daging trenggiling dijual sekitar Rp5 juta.

trenggiling

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Setelah disita, trenggiling dibakar oleh para petugas.

"Pengawasan (dilakukan) di daerah yang rawan perburuan trenggiling, (tempat) keluar masuk peredaran tumbuhan dan satwa liar seperti di pelabuhan dan bandara. Tapi masih ada juga yang masih lolos," tambahnya.

Foto trenggiling dalam bentuk beku ini menimbulkan kemarahan di media sosial. Facebook BBC Indonesia menerima lebih dari 300 komentar dan foto-foto trenggiling ini dibagikan lebih dari 400 kali.

para petugas

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Para petugas bea cukai mengangkat trenggiling yang disita.

Annisha Noviharini, di antaranya menulis, "Miris. Enggak cinta sama negeri sendiri, hewan asli negeri sendiri yang hampir punah malah diselundupin."

tersangka

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Berkas tersangka penyelundup ini telah selesai dan siap diajukan ke pengadilan.

Sementara Maulana Yusuf mengatakan, "Cuma demi uang korbanin harta nusantara ini??? Sangat tercela!!!" dan Sudiyanti Sudirman menulis, "Dihukum penjara seumur hidup saja bagi yang melakukan kejahatan begini. Merusak keseimbangan ekosistem itu mengarah pada kerusakan bumi dan punahnya manusia."

Mei lalu, para petugas di Surabaya menyita upaya <link type="page"><caption> penyelundupan burung kakatua di botol</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/05/150506_trensosial_kakatua_penyelundupan" platform="highweb"/></link>, cara yang kejam menurut banyak pengguna media sosial.