#TrenSosial: Ketika umat Kristiani 'ikut berpuasa' di bulan Ramadan

Sumber gambar, TWITTER
Sejumlah pengguna media sosial berpartisipasi dalam gerakan #Christians4Ramadan, sebagai bentuk solidaritas umat Kristiani untuk warga Muslim di bulan puasa.
"Saya Anthony, saya seorang Kristen di London. Sebagai solidaritas, Ramadan hingga Ied. Tidak akan makan dan minum siang hari! #Christians4Ramadan," tulis Anthony Murley melalui akun @ajrmurls.
Tagar ini ramai digunakan pada akhir Juni lalu dan hingga kini telah dikicaukan lebih dari 1.985 kali.
Banyak orang yang memberikan respon positif terhadap ini, termasuk seorang intelektual Islam Ulil Abshar Abdalla dalam akun @ulil.
"Ada tagar #christians4ramadan sebagai bagian dari gerakan dialog antaragama di Amerika. Orang-orang Kristen ikut puasa sebagai kesetiakawanan. Menarik."
Terinspirasi #Muslim4Lent
Shoulder-to-Shoulder, sebuah organisasi antar agama yang mendedikasikan kampanyenya untuk mengakhiri sentimen anti-Muslim di AS, mengatakan banyak umat Kristiani kini mengikuti gerakan #Christians4Ramadan.
Dalam akun Twitter-nya, @S2Scampaign, mereka mengatakan bahwa gerakan ini terinspirasi dari gerakan <link type="page"><caption> #Muslims4Lent</caption><url href="https://www.youtube.com/watch?v=l72lZLqs9vU&ocid=socialflow_twitter" platform="highweb"/></link>.
Tagar itu sempat populer pada akhir Maret 2015 sebagai simbol solidaritas umat Muslim untuk umat Kristiani yang merayakan Paskah.
Dalam gerakan itu, sejumlah warga Muslim di dunia ikut melakukan puasa selama 40 hari yang biasa dilakukan oleh umat Kristiani menjelang Paskah.
Ada yang berkomitmen untuk 'puasa gula', 'puasa belanja online', hingga 'puasa makan keju.'
Kepada BBC Trending, sang inisiator Bassel Riche dari kelompok "Eid Pray Love" mengatakan #Muslim4Lent dilakukan untuk memicu dialog antaragama, terutama setelah banyaknya protes melawan ekstremisme.
Di Inggris, dalam tiga tahun terakhir ini, para mahasiswa membentuk proyek yang dinamakan <link type="page"><caption> Tenda Ramadan dengan mengundang non-Muslim</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/06/150629_trensosial_tenda_ramadan" platform="highweb"/></link> untuk mengangkat solidaritas antaragama.
Banyak contoh di Indonesia
Menanggapi berita ini, sejumlah pengguna Facebook di BBC Indonesia mengatakan praktik 'ikut berpuasa' ini juga banyak dilakukan.
Debra Mandagi mengatakan, "aku tahun lalu ikut puasa bersama sama temen muslim, selama tiga minggu karena di asrama kami Kristen cuma sedikit, jadi menghargai yang puasa kita ikut biar makan sama-sama waktu sahur dan buka puasa."
"Temanku yang Nasrani juga ikut puasa, karena menurut mereka selain menghormati yang puasa juga terasa enak di badan," kata Aira Fatma.
Sementara itu, Yemima Chandra bercerita,"minggu depan saya ikut mudik bersama adik ipar saya untuk lebaran bersama keluarganya yang beragama Muslim di Malaysia, saya sendiri beragama Kristen protestan, agama tidak menghalangi kami untuk saling mengasihi."













