Putri dirut Korean Air bebas dari penjara

Cho, yang juga dikenal dengan nama Cho Hyun-ah, Cho meledak marah dalam pesawat Korean Air di New York ketika dia disuguhi kacang macadamia dalam bungkusan, bukan di mangkuk.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Cho, yang juga dikenal dengan nama Cho Hyun-ah, Cho meledak marah dalam pesawat Korean Air di New York ketika dia disuguhi kacang macadamia dalam bungkusan, bukan di mangkuk.

Putri direktur utama maskapai penerbangan Korean Air, Heather Cho, yang dipenjarakan karena memaksa pesawat memutar balik gara-gara sajian kacang, dibebaskan setelah memenangi banding pengadilan.

Cho dipenjarakan selama setahun pada Februari lalu. Namun, pada Jumat (22/05), pengadilan mengatakan hukumannya ditangguhkan.

<link type="page"><caption> Cho, yang sempat menjabat wakil direktur Korean Air</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/12/141209_majalah_lain_korean_air" platform="highweb"/></link>, dihukum karena melanggar keselamatan penerbangan setelah meminta pesawat di landasan untuk kembali ke garbarata<link type="page"><caption> </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/12/141231_korean_air_cho_tahan" platform="highweb"/></link>guna menurunkan seorang pramugara yang dia nilai meletakkan sajian kacang dengan salah.

Namun pengadilan memutuskan bahwa dia tidak mengakibatkan perubahan pada rute pesawat.

Konsekuensinya, dia tidak harus menjalani <link type="page"><caption> vonis hukuman penjara</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/02/150212_korea_heather_vonis" platform="highweb"/></link> selama satu tahun.

Meski demikian, dia tetap bersalah menggunakan kekerasan pada pramugara.

Wartawan BBC di Seoul, Steve Evans, mengatakan Cho tampak pucat dan kurus ketika meninggalkan pengadilan setelah berganti baju dari seragam penjaranya.

Dia tidak menjawab pertanyaan wartawan dan langsung meninggalkan lokasi naik mobil.

Heather Cho ialah putri Cho Yang-ho, direktur utama maskapai penerbangan Korean Air.

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Heather Cho ialah putri Cho Yang-ho, direktur utama maskapai penerbangan Korean Air.

Cho, yang juga dikenal dengan nama Cho Hyun-ah, <link type="page"><caption> Cho meledak marah dalam pesawat Korean Air di New York</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/12/141231_korean_air_cho_tahan" platform="highweb"/></link> ketika dia disuguhi kacang macadamia dalam bungkusan, bukan di mangkuk.

Dia memarahi pramugari yang melayaninya dan kepala kru Park Chang-jin mengenai sajian itu. Bahkan Cho sempat memukul Park dengan buku manual pelayanan.

Cho kemudian memerintahkan pesawat yang hampir lepas landas di bandara JFK, untuk kembali ke garbarata demi menurunkan Park.

Cho ditahan pada 30 Desember 2014. Pada bulan Februari dia didakwa dan dikenakan hukuman penjara satu tahun.

Salah satu hakim di pengadilan banding mengatakan mereka harus memasukkan pertimbangan bahwa Cho tidak punya catatan kriminal.

“Tampaknya dia harus hidup dengan kritik pedas dari masyarakat dan stigma,” katanya.

Kasus ini menarik perhatian banyak di Korea Selatan, memicu perdebatan nasional mengenai sistem bisnis di Korea yang didominasi oleh perusahaan keluarga.

Beberapa pemilik bisnis keluarga ini dituduh kebal dari hukum dan bertindak semena-mena.