#TrenSosial: Misi Raymond Sapoen dalam peringatan 125 tahun migrasi

Sumber gambar, raymond sapoen
Calon presiden Suriname Raymond Sapoen mengatakan misinya adalah agar keturunan Jawa menjadi orang nomor satu dalam peringatan 125 tahun migrasi dari Indonesia ke Amerika Selatan tahun ini.
Setiap tahun migrasi orang Jawa ke Suriname diperingati, kata Sapoen, yang memastikan leluhurnya dari Jawa Tengah.
"Pada tanggal 8 Agustus tahun ini adalah 125 tahun peringatan migrasi, yang dimulai pada 1890... inilah saatnya untuk memiliki presiden keturunan Jawa," katanya kepada BBC Indonesia.

Sumber gambar, Raymond Sapoen
"Ini merupakan tantangan besar bagi Repulik Suriname, bila keturunan imigran Jawa bisa terpilih sebagai presiden.
"Saya sangat merasa dihargai dan bangga akan ini," tambahnya.
Raymond Sapoen - yang lulus sebagai sarjana hukum pada 1995- ditunjuk partainya, Pertjaja Luhur untuk menjadi calon presiden.
Nama tengah Suharto
Ia mengatakan ada tiga koalisi partai yang bertarung, termasuk aliansi partai yang berkuasa saat ini, koalisi partainya yang disebut V7, dan kumpulan partai warga asli Suriname.
Pada tanggal 25 Mei mendatang, 350.000 warga Suriname yang memiliki hak pilih akan melakukan pemungutan suaran untuk menentukan 51 anggota parlemen.
Suara mayoritas anggota parlemen yang terpilih kemudian memilih presiden.

Sumber gambar, Raymond Sapoen
Namun ini semua masih tergantung pada hasil pemilihan dan kemungkinan koalisi di antara partai yang meraih suara terbanyak.
Tetapi, menurut Raymond Sapoen, pada bulan Juli sudah dapat diketahui siapa yang menjadi presiden baru negara itu.
Sapoen - yang memiliki nama tengah Suharto- mengatakan almarhum ayahnya memberikan nama 'Soeharto' mungkin karena terinspirasi dari mantan Presiden Suharto.
Warga Suriname yang berasal dari Jawa terdiri dari 14% dari sekitar 500.000 jiwa penduduk, sementara yang terbanyak dari India, 27% dan yang lainnya dari Kreol, atau keturunan Afrika Barat dan Eropa, sebagian besar Belanda.













