#TrenSosial: Balap sepeda 'masuk ke rumah orang'

balap sepeda

Sumber gambar, Indonesian Downhill

Keterangan gambar, Balap sepeda di kampung juga diadakan di Brasil namun pada siang hari, kata penyelenggara.
Waktu membaca: 2 menit

Sebuah balap sepeda yang disebut downhill diadakan pertama kalinya di daerah kampung dengan jalur yang tidak biasa, yaitu gang-gang sempit dan masuk ke ruang tamu dan dapur rumah orang.

Acara yang diberi nama Urban Night Race ini dilakukan di Kampung Wisata Kungkuk, Batu, Jawa Timur, pada 29 Maret 2015 kemarin.

Parama Nugroho, Direktur Indonesian Downhill mengatakan ide untuk memilih kampung sebagai tempat lomba bukanlah hal baru karena pernah juga diadakan di Brasil.

"Tapi di sana (pelaksanaannya) itu siang. Jadi mungkin ini pertama di dunia yang dilakukan di malam hari."

"Memang sengaja dipilih malam supaya lebih menantang."

balap sepeda

Sumber gambar, Indonesian Downhill

Keterangan gambar, Balap sepeda diadakan di jalan-jalan sempit menurun.

Balap sepeda downhill biasanya dilakukan di gunung, tetapi Indonesian Downhill beberapa kali juga pernah mengadakannya di pusat perbelanjaan pada 2013 dan 2014 agar jenis olahraga ini semakin dikenal, kata Parama.

Masuk rumah

Ada 100 peserta yang berpartisipasi dalam Urban Night Race, salah satunya adalah Agus Muhammad Bashori atau <link type="page"><caption> Bonchu</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/multimedia/2015/04/150401_sepeda_downhill" platform="highweb"/></link>, atlet downhill asal Malang.

Ini adalah pengalaman pertamanya ikut balapan di kampung dengan gang-gang sempit.

"Ini sangat menantang sekali, jadi kalau biasanya kita main di tanah, sekarang mainnya di cor-coran," katanya merujuk pada jalan-jalan kampung.

Bonchu mengatakan tantangan terbesar dalam balapan ini adalah ketika harus masuk rumah orang, termasuk dapur hingga ruang tamu.

balap sepeda

Sumber gambar, Indonesian Downhill

Keterangan gambar, Selain melewati jalan kecil, balap juga masuk ke rumah orang.

"Karena kemarin itu habis hujan, kalau kalau lewat rumah orang lantainya licin dan tikungannya tajam," jelasnya.

Video aksi Bonchu dilintasan sepanjang 680 meter diunggah ke Facebook Indonesian Downhill dan hingga kini telah dibagikan lebih dari 3.300 kali.

Salah satu yang paling menyenangkan, menurut Parama, adalah kerja sama warga Kampung Wisata Kungkuk yang sangat ramah dan kooperatif.

"Mereka luar biasa welcome, karena mereka sadar ini promosi gratis."

Kampung Wisata Kungkuk adalah kampung yang dipenuhi perbukitan dan mayoritas warganya adalah petani. Desa ini sering digunakan untuk kegiatan petualangan alam, wisata memetik buah, hingga wisata berkuda.