#TrenSosial: Empat fakta soal 'heboh' Haji Lulung di Twitter

haji lulung

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Praktisi media sosial menyebutkan konten humor merupakan favorit publik.

Dalam beberapa pekan terakhir, nama Abraham "Lulung" Lunggana menjadi bahan pembicaraan di Twitter, melalui tagar #SaveHajiLulung, dan kini #HajiLulungEffect.

Perbincangan di media sosial tentang Lulung dimulai awal Maret lalu di tengah ricuh anggota DPRD DKI Jakartga dan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama.

Dari sejumlah anggota DPRD yang diperbincangkan, Haji Lulung yang paling banyak disebut.

Praktisi media sosial Nukman Lutfie melalui akun Twitternya mengatakan bahwa hal ini membuktikan bahwa di tengah banyaknya protes publik yang ramai di media sosial (termasuk misalnya #SaveKPK atau #SaveAhok), tetap saja konten humorlah yang paling menjadi favorit.

"Satu-satunya faktor yang membedakan trending topic #SaveHajiLulung dengan yang lain: yang ini satir, penuh humor, mudah dimemekan,” kata @nukman. “Topik paling disukai di Twitter (juga sosial media lain) itu konten bernada humor yang menghibur #SaveHajiLulung.”

Pengamat media sosial Yose Rizal sependapat. "Humor membuat orang senang berpartisipasi. Ini bisa lebih diterima oleh orang banyak dibanding kritik kasar. Yang tidak terlalu suka politik bisa ikutan."

Inilah empat fakta terkait Haji Lulung di media sosial:

1. Lulung lebih populer dan mengalahkan #SaveAhok?

komentar di Twitter tentang haji lulung

Sumber gambar, BBC World Service

Tagar #SaveHajiLulung sudah dipakai lebih dari 443.000 kali sejak populer pada Kamis (05/03) lalu. Sementara #SaveAhok yang muncul lebih dulu di akhir Februari, dipakai sekitar 145.000.

Sementara itu, tagar #HajiLulungEffect yang kemudian populer akhir pekan lalu, sudah hampir menyamai jumlah kicauan #SaveAhok dan digunakan lebih dari 129.000 kali.

2. Siapa yang diuntungkan?

Sejumlah pihak yang diuntungkan bukan Haji Lulung, tetapi sejumlah pedagang yang jeli menangkap keinginan pasar.

Tak lama setelah #SaveHajiLulung populer, senjumlah media online memberitakan tentang iklan gantungan kunci Haji Lulung berbahan tanah liat di toko online.

Iklan itu ditampilkan dengan kalimat promosi, "Gantungan kunci Haji Lulung wajib beli kalo mau aman !!! pas dibegal, liatin gantungan haji Lulung, begalnya yang ngasih motor ke kita," tulis Evriz Souvenir Craf, di Tokopedia, seperti dilaporkan Kompas.com.

Dalam sejumlah laporan, pedagang kaos yang berjualan di Hari Bebas Kendaraan di Jakarta juga menarik keuntungan karena kaos bertema Haji Lulung laris dibeli warga.

Yose Rizal mengatakan bahwa dijadikan bahan guyonan memang salah satu risiko yang harus dihadapi oleh tokoh publik. Tapi bukan berarti Haji Lulung tidak mendapat keuntungan dari sini.

“Bagaimanapun menjadi populer adalah bekal yang positif. Kalau kita bicara politik, yang penting memang populer dulu. Ini tinggal bagaimana dia memanfaatkan popularitasnya agar bisa menguntungkan.”

haji lulung

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Haji Lulung sendiri membuat akun Twitter mulai 10 Maret lalu.

3. Haji Lulung sudah punya akun Twitter

Akun ‏@halus24 dibuat pada 10 Maret lalu. “Assalammuallaikum, Alhamdulillah sekarang saya sudah memiliki akun pribadi Twitter, semoga dapat saling berbagi informasi yg mencerdaskan kita semua,” begitu kicauan perdananya yang langsung di-retweet lebih dari 1.000 kali.

Mengenai guyonan-guyonan tentang dia, Haji Lulung berkomentar. “Saya menghargai apapun pendapat tentang saya, dengan akun Twitter ini saya ingin smua kenali saya melalui diri saya, karena orang lain belum tentu benar berkata tentang saya.”

Akun @halus24 sudah diikuti oleh lebih dari 25.800 pengguna Twitter.

4. Siapa dibalik tagar #HajiLulungEffect?

Tagar ini bermula pada Sabtu (14/03) malam diawali oleh akun anonim @MemeComiicIndo. “Selamat malam, ada yang mau main hashtag enggak malam ini?” begitu tweet pembukanya.

“Haji lulung pesan tiket pesawat. Nyampe-nya kemaren #HajiLulungEffect –Qel.” Beberapa pengikut, kemudian mulai menggunakan tagar ini.

Kepada BBC Indonesia, @MemeComiicIndo mengatakan iseng saja menjadikannya “bahan bercandaan, melihat tren berita akhir-akhir ini (adalah) soal DPRD dan gubernur Jakarta.”

Hingga Senin (16/03), #HajiLulungEffect sudah digunakan lebih dari 117.000 kali. Isinya kurang lebih mirip dengan #SaveHajiLulung.

"Haji Lulung ikutan jogging, sepatunya yang keringetan #HajiLulungEffect,” cuit @Novano_

“Haji lulung ikut UAS yang lain dapat lembar jawaban, dia jawab kunci jawaban #HajiLulungEffect,” tulis @BayernYudi.