#TrenSosial: Harga BBM turun, apakah harga lain turun?

Sumber gambar, EPA

    • Penulis, Christine Franciska
    • Peranan, Wartawan BBC Indonesia

Jika harga bahan bakar minyak turun, apa lantas harga kebutuhan pokok ikut turun? Inilah pertanyaan bernada pesimistis yang dilontarkan pengguna media sosial menanggapi berita penurunan harga premium dan solar.

Pemerintah menurunkan harga premium Rp900 menjadi Rp7.600 per liter dan solar turun Rp250 menjadi Rp7.250 per liter mulai Kamis (1/1), seperti dilaporkan kantor berita AFP.

Dari Facebook BBC Indonesia, Soegro Brojo Musti mengatakan, "Lebih baik enggak usah turun, karena harga-harga lain mulai stabil dan tak mungkin ikut turun."

Lilies Supartini menulis, "Tapi harga-harga dan tarif angkutan umum yang sudah terlanjur naik belum turun. Bagaimana dong?"

Di Twitter, sejumlah pengguna juga mempertanyakan pengaruh penurunan harga BBM yang dianggap kecil.

Sumber gambar, TWITTER

Harga yang kaku

Pengamat ekonomi INDEF, Enny Sri Hartati, sependapat dengan sejumlah komentar di atas. Penurunan harga BBM yang juga pernah terjadi dua kali di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono tidak akan membuat harga pangan dan transportasi ikut-ikutan turun.

"Harapan itu terlalu mewah. Daya beli konsumen memang akan meningkat, tetapi harga tidak akan turun," katanya.

Sebanyak 60% suku cadang dibeli dari impor, kata Eka Sari Lorena.
Keterangan gambar, Sebanyak 60% suku cadang dibeli dari impor, kata Eka Sari Lorena.

Ini yang disebut dengan istilah kekakuan harga atau price rigidity. "Salah satu faktor yang membuat harga kaku adalah struktur pasar yang relatif oligopoli. Artinya pasar hanya dikuasai oleh segelintir orang yang bisa menentukan harga."

Ketua Umum DPP Organda, Eka Sari Lorena, kepada BBC Indonesia mengatakan penurunan harga BBM ini tidak akan berdampak bagi tarif angkutan umum.

"Penurunan harga solar sangat kecil dibandingkan harga premium, sangat kecil dampaknya," kata Eka Sari Lorena. Harga suku cadang kendaraan yang sudah terlanjur naik tinggi dan nilai tukar rupiah yang melemah menjadi kendala besar."

Skema baru

Penurunan harga BBM ini merupakan dampak dari sistem subsidi tetap mulai diterapkan pemerintah tahun depan. Rendahnya harga minyak dunia membuat subsidi permium dihapus dan solar hanya disubsidi Rp1.000 per liter.

Sejumlah warga berharap harga bahan pokok bisa ikut turun.

Sumber gambar, FACEBOOK

Keterangan gambar, Sejumlah warga berharap harga bahan pokok bisa ikut turun.

Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil, seperti dikutip Reuters, mengatakan harga akan dievaluasi sebulan sekali.

Di tengah banyaknya kritik atas keputusan pemerintah, beberapa orang mengaku mendukung kebijakan tersebut.

Dari Facebook BBC Indonesia, Yogie Gondez menulis, "Atur sajalah Anda kan orang-orang pintar, tapi jangan bodohi rakyat."

Misthaina Aungi Sumarto mengatakan, "Saya percayakan pada pemerintahan Jokowi - JK. Saya yakin mereka lakukan demi kepentingan bangsa dan negara bukan kepentingan mafia migas."