Keluarga Bob Marley ciptakan merek ganja

Perusahaan rencananya akan menjual krim oles ganja dan berbagai aksesoris lain.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Perusahaan rencananya akan menjual krim oles ganja dan berbagai aksesoris lain.

Keluarga penyanyi reggae asal <link type="page"><caption> Jamaika</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/06/140613_jamaika_ganja.shtml" platform="highweb"/></link>, Bob Marley, meluncurkan produk yang mereka klaim sebagai merek ganja pertama di dunia.

Merek yang diberi nama Marley Natural ini akan digunakan dalam produk-produk krim lotion ganja dan sejumlah aksesoris.

Anak almarhum Bob Marley, Cedella Marley, mengatakan ayahnya akan senang jika orang-orang mengerti tentang "kekuatan penyembuhan dari bahan-bahan herbal."

Merek baru tersebut sedang dikembangkan keluarga Marley bersama Privateer Holding, sebuah perusahaan yang berbasis di Washington.

Produk itu akan dijual di Amerika Serikat dan mungkin secara global mulai tahun depan.

Bob Marley meninggal di usia 36 tahun karena kanker.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Bob Marley meninggal di usia 36 tahun karena kanker.

"Bob Marley mulai mendorong legalisasi lebih dari 50 tahun yang lalu. Kita akan membantunya menyelesaikannya," ujar Direktur Eksekutif Privateer, Brendan Kennedy, kepada NBC.

Sejumlah negara bagian AS sudah melegalkan <link type="page"><caption> konsumsi ganja di Colorado</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/03/140311_bisnis_colorado_ganja.shtml" platform="highweb"/></link> dan Washington.

Negara Bagian Alaska, Oregon dan Distrik Columbia siap untuk mengikuti langkah tersebut setelah adanya pemungutan suara yang mendukung legalisasi awal bulan ini.

Bob Marley, yang meninggal karena kanker pada Mei 1981, menganggap ganja sebagai bagian penting dari jalan hidup gerakan spiritual Rastafari.

Karena itu, selama hidupnya, dia mendukung legalisasi produk ganja.