Penyayang gajah tewas terinjak gajah

gajah jim laurita

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Laurita disebut "mencintai semua binatang, terutama gajah"

Pendiri wahana konservasi Hope Elephants untuk gajah sirkus yang sudah pensiun di negara bagian Maine, AS, meninggal dunia setelah terinjak salah satu gajah asuhannya, kata polisi.

Dokter hewan James Laurita, 56, jatuh ke kandang gajah dan menurut polisi kematiannya adalah kecelakaan.

Ia mendirikan wahana itu bersama saudara lelakinya pada 2011, puluhan tahun setelah ia bekerja sebagai pawang gajah di sebuah sirkus keliling.

Juru bicara Hope Elephants mengatakan seluruh anggota yayasan "sangat sedih" dengan peristiwa itu.

"Kecintaan Jim pada semua binatang, terutama gajah, tidak mengenal batas," kata yayasan dalam pernyataan tertulis.

Laurita juga bekerja dengan gajah di Kebun Binatang Bronx dan Wildlife Safari di Oregon, menurut koran Portland Press-Herald.

Pada hari Selasa, aparat Maine menemukan Laurita tidak bergerak di fasilitas yang terletak 140 km di timur Portland.

Ia diketahui jatuh dan kepalanya membentur lantai semen sebelum seekor gajah menginjak dadanya.

"Gajah itu tidak agresif sama sekali. Hal itu benar-benar sebuah kecelakaan," kata Mark Belserene, dari kantor forensik Maine.