Virus corona dan lockdown: Kisah fotografer yang menemukan keintiman dengan para tetangganya saat pandemi Covid-19

Ketika masyarakat tidak dapat bersosialisasi dengan teman-temannya atau melihat keluarganya, fotografer Zoe Savitz membuat serangkaian foto beberapa tetangganya di sebuah ruas jalan di Dalston, London timur.

Savitz menghabiskan sekitar 20 menit dengan setiap penghuni rumah, dengan berdiri di trotoar, mengobrol dari jarak agak jauh sebelum mengambil foto mereka.

Kadang-kadang, teman serumahnya ikut tertarik bergabung, demi mendapat kesempatan berinteraksi dengan orang-orang lain.

"Mendengar kisah masing-masing, asal mereka dari mana, apa yang mereka lakukan sebelum dunia berhenti, dan berapa lama mereka tinggal di sini, sungguh menarik," ujarnya.

"Beberapa keluarga bahkan sudah tinggal di ruas jalan itu semenjak tahun 70an.

"Dari generasi Windrush(periode kepindahan migran dari Karibia ke Inggris dari 1948 sampai 1970 saat terjadinya kekurangan tenaga kerja di Inggris setelah Perang Dunia II), hingga keluarga dari Kashmir, Mauritius, Jepang, Amerika, Australia, dan Eropa."

Savitz saat ini memiliki sahabat pena yang tinggal di ujung jalan.

"Dia bernama Theo dan usianya empat tahun," katanya.

"Kami menggambar dan saling mengirimkan hasilnya.

"Kami meminjam permainan teka-teki dari rumah sebelah, sehingga bertetangga membuat kami jadi penghuni pertama yang ditawari diskon berbagai perabot rumah-kantor.

"Sejak berbagi proyek di antara sesama penghuni ruas jalan, saya melihat orang-orang mengobrol di luar pintu satu sama lain, mengenali satu sama lain dari foto-foto.

"Sekarang ada begitu banyak wajah yang saya kenal dalam perjalanan harian saya, saya merasakan hubungan komunitas yang luar biasa, yang akan bertahan lama dan sangat langka bagi kehidupan kota.

"Setelah melihat foto-foto saya, seorang perempuan mengirim pesan kepada saya untuk mengatakan, 'Ada banyak sejarah di jalan ini dan saya sangat senang Anda melakukan proyek ini.'"

Seluruh foto diabadikan oleh Zoe Savitz.