Lukisan Banksy: Anggota parlemen yang digambarkan simpanse laku 'dengan harga rekor' Rp172 miliar

Devolved Parliament

Sumber gambar, Sotheby's

Keterangan gambar, Devolved Parliament, lukisan selebar hampir empat meter dan diperkirakan merupakan kanvas terbesar Banksy.
Waktu membaca: 2 menit

Sebuah lukisan karya seniman Inggris Banksy yang menunjukkan para anggota dewan perwakilan rakyat sebagai kumpulan simpanse laku £9,9 juta atau sekitar Rp172 miliar dalam lelang.

Karya seni sebesar empat meter berjudul Devolved Parliament itu dilukis oleh seniman asal Bristol yang tak pernah diketahui jati diri aslinya pada 2009.

Semula lukisan tersebut diperkirakan akan laku £2 juta namun ternyata laku lima kali lipat dalam rumah lelang Sotheyby's di London pada Kamis (03/10).

Melalui Instagram, Banksy menulis harga jual itu merupakan "rekor untuk lukisan Banksy" dan "sayang saya tidak lagi memilikinya."

'Persaingan harga'

Rumah lelang Sotheby's dalam cuitan menulis lukisan itu terjual "£9.879,500 - sembilan kali lebih tinggi dari rekor sebelumnya - setelah perang persaingan harga selama 13 menit."

Hentikan Instagram pesan
Izinkan konten Instagram?

Artikel ini memuat konten yang disediakan Instagram. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca Instagram kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.

Peringatan: Konten pihak ketiga mungkin berisi iklan

Lompati Instagram pesan

Presentational white space

Namun harga lelang yang mencapai rekor tertinggi itu dipertanyakan oleh Banksy yang mengutip ucapan kritikus seni Robert Hughes dalam Instagramnya dengan mengatakan, "Selain menjadi milik bersama seperti halnya buku, seni juga menjadi milik seseorang yang mampu."

Devolved Parliament adalah karya terbesar Banksy di atas kanvas.

Karya sebelumnya senilai £1,4 juta Keep It Spotless, terjual di Sotheby's New York pada 2008.

Alex Branczik, dari Sotheyby's mengatakan Banksy "mengangkat isu yang panas saat ini."

Keterangan video, Girl With Balloon yang merusak diri sendiri.

Dia mengatakan seniman ini "menerjemahkan keadaan politik paling rumit di masyarakat menjadi satu gambar yang sepertinya sederhana yang siap dan dapat dibagi-bagikan di zaman media sosial kita".

Banksy menciptakan Devolved Parliament saat memamerkan karyanya di Bristol Museum pada tahun 2009, yang dikunjungi lebih dari 300.000 orang dan disebut-sebut sebagai pameran yang paling banyak dilihat di dunia pada tahun itu.

Pemilik lukisan yang tidak diketahui jati dirinya meminjamkan ke museum permulaan tahun ini untuk memperingati 10 tahun pameran itu dan rencana Inggris keluar dari Uni Eropa pada tanggal 29 Maret.

Pelelangan dilakukan satu tahun setelah Banksy sendiri mancampuri lelang di Sotheby ketika karya seninya Girl with Balloon merusak diri sendiri saat palu diketok, sehingga namanya diubah menjadi Love is in the Bin.

Devolved Parliament
Keterangan gambar, Devolved Parliament dipamerkan pada bulan April di Bristol Museum.