Situs web pameran Banksy sempat gagal diakses

Dismaland

Sumber gambar, PA

Keterangan gambar, Para calon pengunjung sempat kecewa tak bisa mendapat tiket ke Dismaland.

Situs web pameran seniman Banksy, Dismaland, sempat berhenti bekerja sesudah ribuan pengguna berusaha membeli tiket secara online untuk menonton pamerannya.

Banyak pengguna kemudian melaporkannya dan menduga bahwa hal itu disengaja sebagai ledekan atau "trolling" yang dilakukan seniman Banksy.

Namun juru bicara Banksy membantahnya, mengatakan bahwa situs web itu "100% asli" dan kegagalan akses itu terjadi karena adanya "permintaan yang sangat besar".

Dismaland

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Berpose sebagai 'pembajak' di Dismaland.

Situs web tersebut kini sudah bekerja lagi dan penjualan tiket bisa dilanjutkan.

<link type="page"><caption> Dismaland didirikan di pusat wisata tepi pantai Weston-super-Mare di Bristol</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/08/150820_majalah_senibudaya_banksy_dismaland" platform="highweb"/></link>, Inggris barta daya.

Taman rekreasi itu mengambil inspirasi dari Disneyland, tetapi mengubah karya dan pertunjukan di dalamnya menjadi kritik terhadap pihak berwenang dan kemapanan.

Karya dari 50 orang seniman dipamerkan di sana, termasuk karya Banksy yang asal Bristol ini.

Dismaland

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Lubang khusus untuk 'selfie' di Dismaland.

Beberapa pengguna yang sempat kecewa karena tak bisa mengakses situs mengeluh di Twitter, "Hari Jumat saya percaya ada 'kesulitan teknis'. Sekarang saya dengan enggan percaya #Bansky sedang 'meledek' orang yang berburu tiket #dismaland," kata Mark Östen.

Dewan kota Somerset yang bekerjasama dengan Banksy untuk pameran ini menyatakan bahwa situs web itu asli.

Dismaland telah meningkatkan secara drastis kunjungan ke resor tepi pantai itu. Seorang pemandu wisata mengatakan kepada BBC, ia belum pernah melihat keramaian seperti itu sejak dekade 1970-an.