Victoria's Secret minta maaf akan komentar model transgender

Victoria's Secret Fashion Show

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Penjualan Victoria's Secret telah menurun sejak 2016.
Waktu membaca: 2 menit

Chief marketing officer Victoria's Secret meminta maaf akan komentarnya mengenai model transgender.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah Vogue, Ed Razek mengatakan bahwa pertunjukan tahunan perusahaan pakaian dalam itu adalah "sebuah fantasi" dan sebaiknya tidak melibatkan model transgender. Razek lalu mengatakan komentarnya "tidak sensitif".

Pertunjukan tahun 2018 berlangsung pada 8 November di New York, menampilkan model Gigi Hadid dan Kendall Jenner.

Penjualan Victoria's Secret telah menurun sejak 2016.

Gender 'tidak berperan'

Dalam sebuah wawancara yang dirilis pada Kamis, Razek dan wakil direktur humas perusahaan itu, Monica Mitro, ditanyakan apakah merk itu sedang menekankan aspek keberagaman.

Razek, yang ikut dalam tim seleksi, mengatakan bahwa dia pernah "mempertimbangkan" memasukkan model transgender dan model berukuran plus dalam pertunjukan mereka, namun batal karena perusahaan "tidak menjual ke seluruh dunia".

Razek lalu melanjutkan: "Apakah merek berpikir mengenai keberagaman? Ya. Apakah kami menawarkan ukuran yang lebih besar? Ya... Apakah sebaiknya ada transseksual di pertunjukan? Tidak. Tidak, saya pikir sebaiknya tidak."

"Pertunjukan itu adalah sebuah fantasi. Itu adalah sebuah hiburan spesial sepanjang 42 menit. Itulah dia. Itu satu-satunya seperti itu di dunia," katanya.

Hentikan X pesan, 1
Izinkan konten X?

Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.

Peringatan: Konten pihak ketiga mungkin berisi iklan

Lompati X pesan, 1

Presentational white space

Menanggapi respon negatif di media sosial, Victoria's Secret mengeluarkan sebuah pernyataan dari Razek di Twitter, yang berisi:

"Supaya jelas, kami tentu akan menyeleksi model transgender untuk pertunjukan kami. Model-model transgender pernah diseleksi... Dan seperti banyak model lainnya, mereka tidak lolos."

Hentikan X pesan, 2
Izinkan konten X?

Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.

Peringatan: Konten pihak ketiga mungkin berisi iklan

Lompati X pesan, 2

Presentational white space

"Itu tidak pernah melibatkan gender," tambahnya.

Yang lain membela pernyataan Razek, mengatakan pembeli tak perlu membeli produknya jika mereka tidak setujua dengan ethos perusahaan.

Hentikan X pesan, 3
Izinkan konten X?

Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.

Peringatan: Konten pihak ketiga mungkin berisi iklan

Lompati X pesan, 3

Presentational white space

Victoria's Secret beroperasi di 80 negara di seluruh dunia, dan membuka dua toko besar di Cina pada 2017.