Rahasia di balik 'kecepatan super' ular

Ular hijau

Sumber gambar, Daniel Heuclin

Keterangan gambar, Ular hijau (Philodryas viridissima)

Seekor ular dapat menyerang Anda lebih cepat daripada kedipan mata. Jika manusia bergerak secepat itu, ia bisa pingsan.

Berkamuflase di tengah gurun dan padang rumput California selatan, <link type="page"><caption> ular derik punggung berlian barat</caption><url href="http://eol.org/pages/795269/overview" platform="highweb"/></link> ialah salah satu predator paling sabar di dunia.

Ular jenis ini umumnya hidup terkucil, menunggu mangsa sambil bersembunyi. Penantiannya bisa sangat panjang. Kalau perlu, mereka bisa tidak makan dua tahun; namun ketika kesempatan datang, mereka menjadi karnivora paling mematikan dan paling efisien di bumi.

Dan seperti jenis ular lainnya, senjata utama mereka bukanlah ukuran tubuh, melainkan kecepatan.

Ular derik punggung berlian

Sumber gambar, Brad Moon

Keterangan gambar, Ular derik punggung berlian (Crotalus atrox)

Menurut <link type="page"><caption> penelitian yang diterbitkan pada Maret 2016</caption><url href="http://dx.doi.org/10.1098/rsbl.2016.0011" platform="highweb"/></link>, serangan ular rata-rata berlangsung antara 33 dan 70 milisekon. Sebagai perbandingan, kedipan mata manusia butuh waktu sekitar 200 milisekon. Dalam periode tersebut, seekor ular paling bengis dapat menyerang empat kali, secara teori.

  • <link type="page"><caption> Tidak ada makhluk hidup yang benar-benar tulus berbuat baik</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/vert_earth/2016/08/160822_vert_earth_tak_ada_tulus" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Mengapa kadal pinokio berhidung panjang? </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/vert_earth/2016/08/160822_vert_earth_kadal_pinokio" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Hewan-hewan dengan sengat paling mematikan </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/vert_earth/2016/08/160808_vert_earth_hewan_sengat" platform="highweb"/></link>

Kecepatannya nyaris tak terbayangkan, dan itu berarti ular jauh lebih baik dalam menyerang mangsanya dibandingkan manusia dalam menggerakkan badannya. Bahkan, jika kita bergerak dengan akselerasi seperti ular, kita akan pingsan.

Ular derik punggung berlian

Sumber gambar, naturepl

Keterangan gambar, Ular derik punggung berlian (Crotalus atrox)

"Pada dasarnya, mangsa seringkali tak punya kesempatan lolos," kata <link type="page"><caption> David Penning</caption><url href="http://www.davidpenning.com/" platform="highweb"/></link> dari University of Louisiana. Selama berbulan-bulan ia mengamati ular derik, juga berbagai jenis ular berbisa dan yang tak berbahaya, menggunakan kamera berkecepatan tinggi.

"Hewan ini dapat menyerang dan mencapai sasarannya sebelum si mangsa menyadari kalau ia diserang."

Tak cuma ular derik yang dapat bergerak secepat ini. Dari kira-kira 3.500 spesies ular di bumi, hanya sebagian kecil yang telah diteliti. Namun berdasarkan penelitian sejauh ini, terdapat banyak jenis ular yang mampu melakukan percepatan luar biasa.

Ular mulut kapas dari barat

Sumber gambar, Brad Moon

Keterangan gambar, Ular mulut kapas dari barat (Agkistrodon piscivorus leucostoma)

Hal ini dimungkinkan karena fisiologi ular yang unik, 'terasah' melalui evolusi selama jutaan tahun.

Salah satu keunikannya ialah jumlah otot yang banyak. Tubuh manusia memiliki 700 hingga 800 otot. Ular, meskipun berukuran sangat kecil, memiliki 10.000 hingga 15.000 otot.

Ular derik punggung berlian

Sumber gambar, Barry Mansell

Keterangan gambar, Ular derik punggung berlian (Crotalus atrox)

Belum diketahui cara mereka memanfaatkan otot-otot ini untuk bergerak begitu cepat dan mendadak. Beberapa ilmuwan percaya otot-otot tersebut saling terhubung, mengumpulkan energi sebelum menerkam dalam satu gerakan elastis, seperti gelang karet.

Namun ada satu aspek dari serangan ular yang jauh lebih mengherankan. Karena mereka menyerang dalam waktu yang sangat singkat, ular harus mampu menahan gaya yang luar biasa besar terhadap tubuh mereka: gaya yang mampu melumpuhkan hampir semua binatang lain.

Ular mulut kapas dari barat

Sumber gambar, Brad Moon

Keterangan gambar, Ular mulut kapas dari barat (Agkistrodon piscivorus leucostoma)

Penelitian Penning menemukan bahwa ular mengalami tarikan hingga 30G - 30 kali kekuatan gravitasi - ketika mengakselerasi tubuh untuk menangkap mangsa.

Bahkan pilot pesawat tempur paling berpengalaman pun kehilangan kendali atas tungkai mereka pada 8G, ketika melakukan manuver ekstrem dalam periode waktu yang singkat. Lebih dari 10G, mereka akan pingsan.

Ular sanca batu Afrika

Sumber gambar, Mike Beynon

Keterangan gambar, Ular sanca batu Afrika (Python sebae)

"Kita tahu bahwa bunglon dan beberapa jenis salamander menembakkan lidah mereka ke arah mangsa ketika menyerang, dan mereka dapat melakukannya dengan akselerasi yang jauh lebih hebat dari serangan ular," kata Penning. "Namun yang bergerak lidahnya, bukan otak."

Otak tak mampu mengatasi akselerasi yang kuat. "Otak ialah organ yang sangat lembut, yang sangat peka terhadap percepatan dan benturan," kata Penning.

"Karena itu pemain futbol Amerika memakai helm dan gegar otak menjadi masalah serius."

Ular tikus Texas

Sumber gambar, Brad Moon

Keterangan gambar, Ular tikus Texas (Elaphe obsoleta lindheimeri) fase remaja

Ketika pilot pesawat tempur mengalami akselerasi hebat, darah terdorong ke kaki mereka, sehingga otak kekurangan oksigen. Jika hal ini terjadi terlalu cepat, darah tak dapat kembali ke otak cukup cepat dan mereka kehilangan kesadaran.

Namun ular mampu mengatasi masalah ini dan tetap sadar, sambil bergerak dengan kecepatan yang jauh lebih hebat dan menerkam mangsa mereka dengan kekuatan begitu besar.

Sebagian penjelasannya mungkin terletak pada struktur tengkorak mereka.

Ular sanca kembang

Sumber gambar, Visuals Unlimited

Keterangan gambar, Ular sanca kembang (Python reticulatus)

"Tengkorak ular sangat kinetis dan luwes," kata Penning. "Terdapat sangat banyak sendi yang memungkinkannya meregang dan bergerak dengan gesit. Mungkin ketika satu bagian mendarat duluan, bagian itu menyerap sedikit daya benturannya sebelum disalurkan ke bagian lain, sehingga ular dapat menerima dampak serangannya dengan lebih mudah dan mereka tidak gegar otak."

Penning mengibaratkannya "memukul samsak alih-alih tembok bata." Ia menjelaskan, "tembok tidak banyak bergerak untuk menyerap benturan, sementara samsak bergerak untuk menyalurkan sebagian gayanya."

Ular tikus Texas

Sumber gambar, Brad Moon

Keterangan gambar, Ular tikus Texas (Elaphe obsoleta lindheimeri)

Ilmuwan kini berusaha memahami bagaimana sistem rangka dan saraf ular berfungsi di bawah kondisi ekstrem seperti itu.

Tujuannya, menggunakan pemahaman itu untuk membuat kita lebih aman dalam skenario yang mana tubuh kita harus terpapar kekuatan besar.

Bahwa serangan ular menginspirasi kita untuk merancang kendaraan yang lebih aman, yang dapat melindungi kita lebih baik dari dampak tabrakan, mungkin terdengar konyol. Tapi itu lebih realistis dari yang Anda kira.

"Kami sedang mencari tahu tepatnya apa yang terjadi saat benturan ketika ular mengenai sasaran mereka," kata Penning.

"Ular mampu meluncurkan kepala mereka, berhenti, langsung mundur ke posisi bertahan dan mengulangi langkah ini terus-menerus. Maka pertanyaannya ialah, apa yang membuat mereka mampu mengatasi benturan itu dengan relatif mudah, dan dapatkah kita memanfaatkannya untuk kepentingan kita sendiri di masa depan?"

----------

Anda dapat membaca versi bahasa Inggris artikel ini, <link type="page"><caption> Almost all snakes have the same, mindboggling superpower</caption><url href="http://www.bbc.com/earth/story/20160511-almost-all-snakes-have-the-same-mindboggling-superpower" platform="highweb"/></link>, di <link type="page"><caption> BBC Earth</caption><url href="http://www.bbc.com/earth" platform="highweb"/></link>.