Ditolak banding El Chapo terkait ekstradisi ke AS

Joaquin 'El Chapo' Guzman

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, 'El Chapo' terancam dengan hukuman mati di Amerika Serikat.

Hakim di Meksiko menolak upaya banding bos narkotika Joaquin 'El Chapo' Guzman terkait rencana ekstradisinya ke Amerika Serikat.

Kementrian Luar Negeri Meksiko sebelumnya mensahkan ekstradisi tersebut namun pengacaranya berupaya untuk membatalkan keputusan tersebut.

Walau sudah ditolak oleh pengadilan distrik, para pengacaranya menegaskan akan terus mengajukan kasusnya ke pengadilan yang lebih tinggi.

  • <link type="page"><caption> Meksiko akan mengekstradisi gembong narkoba "El Chapo"</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160110_dunia_meksiko" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Kesaksian Kate del Castillo diminta terkait El Chapo</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160204_majalah_meksiko_kate" platform="highweb"/></link>

"Kami tidak dikalahkan," kata Andres Granados, salah seorang pengacaranya kepada kantor berita AFP.

Pimpinan kartel Sinaloa ini berhasil ditangkap kembali pada Januari tahun ini setelah sempat berhasil melarikan diri untuk kedua kalinya dari sebuah penjara dengan keamanan ketat di CIudan Juarez, di dekat perbatasan dengan Amerika Serikat.

Joaquin "El Chapo" Guzman

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Gembong narkotika ini berhasil dua kali melarikan diri dari penjara.

Guzman -yang merupakan salah satu gembong narkoba yang paling dicari di dunia- kabur dari penjara melalui sebuah terowongan yang digali di bawah kamar mandi.

  • <link type="page"><caption> Wawancara Sean Penn dengan 'El Chapo' Guzman tuai kecaman</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160111_dunia_wawancara_elchapo" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Meksiko rilis video aksi pelarian bandar narkoba El Chapo</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/07/150716_dunia_meksiko_chapovideo" platform="highweb"/></link>

Dia pertama kali ditahan di Guatemala pada 1993 dan melarikan diri dari penjara Puente Grande tahun 2001, dengan bersembunyi di dalam keranjang cucian setelah menyuap petugas.

Setelah sempat dalam pelarian selama 13 tahun, dia berhasul ditahan kembali tahun 2014 lalu dan berhasil lari lagi Juli 2015.

Meksiko mengatakan ekstradisinya ke Amerika Serikat rencananya akan dilakukan pada bulan Februari. Dia menghadapi sejumlah dakwaan di AS, antara lain penyelundupan obat bius dan pembunuhan.

Jika terbukti bersalah, dia terancam dengan hukuman mati.