Yayasan amal Donald Trump diselidiki

Sumber gambar, AP
Kejaksaan Agung Negara Bagian New York, Amerika Serikat, Eric Schneiderman, mengatakan pihaknya telah membuka penyelidikan terhadap yayasan amal milik calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump.
Jaksa Agung Eric Schneiderman menyatakan penyelidikan dilakukan karena muncul dugaan adanya penyimpangan.
Penyelidikan dilaporkan seputar sumbangan kampanye yang diberikan Yayasan Trump kepada Jaksa Agung Florida, Pam Bondi, tak lama sebelum ia memutuskan untuk tidak bergabung ke dalam tim Schneiderman guna menuntut salah satu perusahaan Trump yang sudah gulung tikar.
- <link type="page"><caption> Pria yang mencoba menembak Trump mengaku bersalah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/09/160914_dunia_pemuda_trump" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Presiden Obama membalas ejekan Donald Trump</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/09/160908_dunia_obama_balas_trump" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Donald Trump sebut Putin lebih baik dibanding Obama</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/09/160908_dunia_trump_puji_putin_lagi" platform="highweb"/></link>
"Kami khawatir bahwa Yayasan Trump mungkin telah melakukan penyimpangan dalam sudut pandang itu," kata Schneiderman kepada CNN.
Universitas Trump, yang merupakan program seminar dalam bidang bisnis, gulung tikar pada 2010 sehingga ratusan mahasiswa terkatung-katung.
Penyelidikan terhadap perusahaan Trump itu sendiri belum dilaksanakan, meskipun Bondi membantah tuduhan bahwa keputusan untuk tidak membuka penyelidikan tersebut dipengaruhi oleh sumbangan yang ia terima.

Sumber gambar, AP
Juru bicara tim kampanye Trump, Jason Miller, mengatakan Schneiderman sudah 'menutup mata terhadap Yayasan Clinton selama bertahun-tahun'.
Eric Schneiderman mendukung calon presiden saingan Trump, Hillary Clinton, dari Partai Demokrat.









