Donald Trump akan bertemu Presiden Meksiko

Sumber gambar, Getty
Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump akan mengunjungi Meksiko, Rabu 31 Agustus, dan dijadwalkan bertemu dengan Presiden Meksiko, Enrique Pena Nieto.
Kunjungan ini dilakukan Trump beberapa jam sebelum ia dijadwalkan menjelaskan rincian langkah-langkah menekan imigrasi ilegal dalam pidatonya.
Presiden Nieto mengatakan dialog ini bertujuan 'melindungi orang Meksiko di manapun mereka berada'.
- <link type="page"><caption> Patung telanjang Donald Trump menghibur pengguna jalan di AS</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/08/160819_majalah_donald_trump_patung" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Tim Trump harus ungkapkan kaitan dengan Rusia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160815_dunia_trump_rusia" platform="highweb"/></link>
Trump selama ini diketahui mengutuk migran asal Meksiko selama kampanyenya dan juga berjanji akan membangun dinding yang memisahkan Amerika Serikat dan Meksiko.
Ia akan mengunjungi Meksiko di sela upaya pengumpulan dana di Kalifornia dan pidato tentang imigrasi yang dijadwalkan akan dilakukan di Phoenix, Arizona.
Presiden Meksiko mengatakan telah mengundang kedua calon dari kedua partai untuk berdialog, dan akan bertemu Trump secara empat mata Rabu (31/08).
Remitensi
Sementara itu calon Partai Demokrat Hillary Clinton belum menjadwalkan kunjungan ke Meksiko.
Presiden Nieto sebelumnya menuduh Trump mencederai hubungan AS-Meksiko dan membandingkan retorika calon Partai Republik itu dengan pemimpin Jerman, Adolf Hitler.
- <link type="page"><caption> Stop dana untuk kampanye Trump, kata para tokoh Partai Republik</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160812_dunia_trump_dana_partai" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Memanjat gedung markas Donald Trump, seorang lelaki ditangkap</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160811_dunia_panjat_gedung_trump" platform="highweb"/></link>
Trump pernah mengancam akan menghentikan pengiriman uang dari orang Meksiko yang tinggal di Amerika hingga Meksiko membayar pembangunan dinding yang akan memisahkan kedua negara.
Koresponden BBC menyatakan kemungkinan ini membuat khawatir banyak orang Meksiko yang mengandalkan pengiriman uang dari anggota keluarga mereka yang tinggal di AS.
Sedangkan Trump menyalahkan Meksiko sebagai penyebab menghilangnya pekerjaan dari Amerika, dan banyak perusahaan pindah ke selatan untuk mengambil keuntungan dari upah buruh murah.









