Banjir di India mencapai tingkat tertinggi

Sumber gambar, AP
Banjir akibat musim hujan yang lebat di Sungai Gangga, India, tahun ini telah melampaui catatan ketinggian sebelumnya, kata para pejabat ke BBC.
Mereka mengatakan permukaan air mencapai ketinggian yang belum pernah terjadi di empat tempat di India utara.
- <link type="page"><caption> Banjir hambat upacara pembakaran jenazah di India</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160824_dunia_india_banjir" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Foto menteri India digotong di tengah banjir, dicemooh netizen</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160822_dunia_india_banjir" platform="highweb"/></link>

Sumber gambar, AP

Sumber gambar, AP
Permukaan tertinggi adalah di Patna, ibu kota negara bagian Bihar dengan ketinggian banjir mencapai 50,52 m pada tanggal 26 Agustus yang lebih tinggi dari 50,27 m saat banjir tahun 1994 lalu.
Banjir di India tahun ini telah menewaskan lebih 150 orang dan membuat ribuan lainnya harus mengungsi, seperti dilaporkan wartawan Lingkungan BBC, Navin Singh Khadka.

Sumber gambar, AP
"Kami mencatat tingkat banjir yang belum pernah terjadi sebelumnya di Hathidah dan Bhagalpur, di negara bagian Bihar drtys dan Balliya di Uttar Pradesh," kata pimpinan Komisi Pusat Air India, GS Jha.
"Di keempat tempat ini, banjir melewati tingkat banjir tertinggi yang sebelumnya dan ini semua belum pernah terjadi."
Banjir ini juga membuat sebagian warga di kota suci Varanasi terpaksa menghentikan upacara pembakaran jenazah di Sungai Gangga dan menggelarnya di atap rumah.
Banyak warga India memandang Gangga sebagai sungai suci dan menggunakan bantarannya untuk melakukan pembakaran jenazah.









