Irak minta Saudi ganti dubes di Bagdad

Sumber gambar, AFP
Irak meminta Arab Saudi untuk mengganti duta besarnya untuk Baghdad karena menyampaikan pernyataan tentang keterlibatan Iran di Irak.
Para politikus Syiah Irak menyerukan penarikan duta besar Thamer al-Sabhan setelah ia mengatakan bahwa milisi Syiah yang didukung Iran telah meningkatkan ketegangan antara Syiah dan Sunni di Irak.
Sang dubes juga menuduh milisi Syiah mencoba untuk membunuhnya.
- <link type="page"><caption> Irak sudah menghukum mati 36 pejihad ISIS</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160821_dunia_iraq_isis" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Tujuh hal tentang permusuhan Iran dan Arab Saudi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160105_dunia_iransaudi_musuh" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Eksekusi ulama Syiah di Arab Saudi picu kemarahan luas </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160102_dunia_arab_syiah" platform="highweb"/></link>
Arab Saudi dan Irak adalah dua negara yang sudah lama bersaing pengaruh di kawasan itu.
Kedutaan Saudi di Baghdad baru dibuka kembali pada bulan Desember lalu, setelah ditutup sejak invasi Irak ke Kuwait lebih dari 25 tahun yang lalu.
Ketegangan antara Arab Saudi dan Iran memperuncing perpecahan dalam negeri Irak, yang sebagian besar penduduknya mengantut Islam Syiah, namun penganut Islam Sunni pun jumlahnya cukup besar.
Warga Syiah Irak marah oleh langkah Arab Saudi yang pada Januari lalu mengekskeusi ulama Syiah, Sheikh Nimr al-Nimr.





