Warga sipil dan pemberontak di Darayya Suriah mulai dievakuasi

Bus Darayya

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Bus pertama yang meninggalkan kota itu sebagian besar membawa anak-anak, perempuan dan orang tua, seperti diberitakan AFP.

Pemberontak dan warga sipil mulai meninggalkan Kota Darayya di Suriah setelah tercapainya kesepakatan damai mengakhiri empat tahun pengepungan yang dilakukan pemerintah.

Bus pertama yang meninggalkan kota, di dekat ibukota Damaskus itu, didampingi oleh ambulans dan kendaraan milik Bulan Sabit Merah.

Para pemberontak menuju kota yang dikuasai mereka di Idlib, sementara warga sipil dibawa ke tempat pengungsian milik pemerintah.

Tentara Suriah mengepung Darayya pada 2012 dan warga sipil hanya menerima pasokan makanan pada Juni lalu.

Media pemerintah Suriah mengatakan 700 orang bersenjata dan 4.000 warga sipil akan dievakuasi sebagai bagian dari kesepakatan.

  • <link type="page"><caption> Warga sipil dan pemberontak segera tinggalkan Darayya, Suriah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160825_dunia_suriah_darraya_evakuasi" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Bayi kembar siam yang lahir di Suriah meninggal</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160824_dunia_suriah_kebarsiam" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Turki serang kelompok ISIS dan Kurdi di Suriah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160823_dunia_turki_suriah" platform="highweb"/></link>

Bus pertama yang meninggalkan kota itu sebagian besar membawa anak-anak, perempuan dan orang tua, seperti diberitakan AFP.

Utusan khusus PBB Staffan de Mistura mengatakan "Sangat penting orang-orang di Darayya dilindungi selama evakuasi berlangsung, dan ini dilakukan secara sukarela".

Sebuah pernyataan menyebutkan PBB tidak terlibat atau diminta masukan mengenai rencana evakuasi tersebut, tetapi "dunia melihatnya".