Dicurigai hendak tangkap presiden Turki, belasan tentara diciduk

Sumber gambar, Reuters
Pasukan khusus Turki menangkap 11 tentara yang dicurigai berusaha menahan Presiden Tayyip Erdogan dalam percobaan kudeta yang gagal.
Dengan penangkapan 11 tentara itu maka kini hanya satu tentara yang masih dalam perburuan.
Mereka ditangkap di dekat Marmaris di Turki setelah diburu selama hampir dua minggu.
Presiden Recep Tayyip Erdogan tengah berlibur di kawasan resor di Turki bagian barat daya ketika berlangsung upaya kudeta. Ia melarikan diri sebelum hotelnya diserbu.
- <link type="page"><caption> Larang Presiden Erdogan pidato, Jerman dikecam Turki</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160731_dunia_jerman_erdogan" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Kehidupan tetap berjalan meski Turki dalam masa darurat</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160725_dunia_turki_darurat" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Turki tutup puluhan media cetak dan elektronik</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160728_dunia_turki_tutup_media" platform="highweb"/></link>
Para pejabat keamanan mengatakan pasukan khusus menggunakan pesawat nirawak (drone) dan helikopter untuk mencari para tentara yang melakukan disersi. Sebelumnya mereka sempat terlihat berburu untuk mencari makanan di kawasan hutan.

Sumber gambar, AP
Sejak upaya percobaan kudeta pada 15 Juli, Erdogan membersihkan orang-orang yang dicurigai memiliki kaitan dengan mereka yang terlibat. Sejauh ini puluhan ribu orang telah ditahan atau diberhentikan dari posisi mereka di militer, kehakiman, di lingkungan pegawai negeri dan bahkan akademi.





