Turki keluarkan perintah penangkapan puluhan wartawan

Sumber gambar, AFP Getty
Pemerintah Turki mengeluarkan perintah penangkapan terhadap 42 wartawan, lapor media setempat, sebagai bagian dari penyelidikan kudeta gagal pada tanggal 15 Juli.
Komentator terkemuka, Nazli Ilicak, disebut-sebut termasuk dalam daftar tersebut. Pemerintah di Ankara belum secara terbuka mengomentari berita itu.
- <link type="page"><caption> Keadaan darurat Turki setelah kudeta yang gagal</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/laporan_khusus/kudeta_turki" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Pasukan pengawal presiden Turki akan dibubarkan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160724_dunia_turki_pengawal_presiden" platform="highweb"/></link>
Pemerintah telah menangkap atau menyelidiki ribuan tentara, hakim dan pegawai negeri.
Presiden Recep Tayyip Erdogan menegaskan akan membersihkan badan negara dari "virus" yang dia katakan menyebabkan pemberontakan.
Masih belum jelas apakah wartawan di dalam daftar tersebut telah ditangkap.
Penutupan sejumlah media diperintahkan beberapa hari setelah usaha kudeta, tetapi ini adalah untuk pertama kalinya wartawan seorang perseorangan disebutkan jati dirinya, lapor wartawan BBC Nick Thorpe dari Istanbul.
Dan wartawan yang paling terkenal dari 42 orang tersebut adalah Nazli Ilicak yang berusia 72 tahun.
Dia diberhentikan dari harian pendukung pemerintah Sabah tiga tahun lalu karena mengecam menteri pemerintah yang diselidiki atas dugaan korupsi.









