Pelaku pembunuhan selebriti medsos Pakistan ditangkap

Sumber gambar, AFP
Pelaku pembunuhan selebriti media sosial Pakistan, Qandeel Baloch, telah ditangkap oleh aparat kepolisian negara itu.
Waseem Baloch, yang tidak lain adalah saudara Qandeel Baloch, ditangkap di wilayah Dera Ghazi Khan di Pakistan tengah pada Sabtu (16/07) malam.
Surat kabar Dawn melaporkan Waseem mengaku membunuh saudaranya, karena Qandeel dianggapnya mencemarkan nama baik "keluarga Baloch".

Sumber gambar, QandeelQuebee
Dia mengaku membius Qandeel sebelum mencekiknya hingga mati.
- <link type="page"><caption> Selebriti media sosial Pakistan dibunuh karena 'alasan kehormatan'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160716_dunia_selebirit_pakistan_dibunuh" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Pembunuhan atas nama kehormatan 'tidak Islami'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160614_dunia_pakistan_honour_killing" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Tolak lamaran, guru di Pakistan tewas setelah dibakar</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/06/160601_majalah_guru_dibakar.shtml" platform="highweb"/></link>
"Dia dalam keadaan tidak sadar saat saya mencekiknya," kata Waseem, seperti dikutip harian Dawn.

Sumber gambar, Twitter
Menurut polisi Pakistan, setelah membunuh saudaranya, Waseem melarikan diri dengan dua temannya yang sejauh ini masih dinyatakan buron.
Dipuja kaum muda
Qandeel Baloch, yang berusia 26 tahun, menjadi terkenal karena unggahannya di media sosoal berupa foto, video atau komentar yang dianggap berani dan terkadang vulgar.
Baru-baru ini dia menimbulkan kontroversi dengan mengunggah foto kontroversial dirinya di media sosial, termasuk fotonya bersama seorang ulama Muslim.

Kelompok konservatif mencerca perilakunya ketika baru-baru ini dia menjadi berita utama setelah mengunggah foto dirinya dengan seorang ulama terkemuka, Mufti Qavi.
Kasus perempuan yang dibunuh karena dianggap 'tidak menghormati' keluarga mereka sudah biasa terjadi di Pakistan.

Sumber gambar, QandeelQuebee
Ratusan perempuan di Pakistan menjadi korban pembunuhan setiap tahun karena alasan 'demi kehormatan'.
Baloch mulai dikenal di Pakistan ketika pada 2014 dia mengunggah videonya dengan muka cemberut di kamera disertai kalimat "Bagaimana penampilanku?" menjadi viral.
Sementara banyak kaum muda Pakistan memuji pandangan liberalnya, dia juga sering mengalami pelecehan atas nama kebencian terhadap kaum perempuan.









