Survei menyimpulkan Barack Obama masih disukai dunia

Sumber gambar, Getty
Dukungan dunia terhadap Presiden Amerika Serikat Barack Obama sepertinya akan berlangsung hingga akhir masa jabatannya yang kedua, demikian temuan yang didapat survei BBC terhadap 18.000 orang.
Lebih 70% orang di 18 negara yang dijajak Globescan memandang bahwa terpilihnya Obama sebagai presiden AS adalah perkembangan hal yang baik.
- <link type="page"><caption> Presiden Obama prihatinkan penembakan warga kulit hitam</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160707_dunia_amerika_penembakan" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Obama: Brexit bekukan peluang investasi di Inggris</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160630_dunia_obama_brexit_investasi" platform="highweb"/></link>
Dari 19 negara yang disurvei hanya Rusia yang memiliki pandangan negatif, dengan tingkat dukungan sebesar 18%.
Negara-negara dengan dukungan Obama yang kuat di antaranya adalah Kenya, Korea Selatan, Inggris, Prancis dan Australia.
Jajak juga menanyakan apakah terpilihnya presiden wanita Amerika akan mengubah pandangan orang terhadap negara itu.
Hampir setengahnya mengatakan ya, tetapi tidak merinci apakah ini isyarat negatif atau positif.
Lebih 18.000 orang di dunia disurvei dari bulan Desember 2015 dan Mei 2016.
Minggu lalu, jajak yang dilakukan Pew Research juga mengisyaratkan tingkat dukungan dunia terhadap Obama tetap tinggi.









