Obama tegaskan 'tidak ada kaitan' Orlando dengan ISIS

Sumber gambar, EPA
Presiden Barack Obama menyatakan tidak ada bukti langsung yang menghubungkan penyerang Orlando dengan kelompok militan yang menyebut diri Negara Islam atau ISIS.
Bagaimanapun penyelidikan atas penembakan Minggu (12/06) itu -yang menewaskan sedikit 49 orang- diperlakukan sebagai penyelidikan teroris.
Kepada wartawan di Gedung Putih, Senin (13/06), Obama menambahkan pria bersenjata yang disebut bernama Omar Mateen itu mungkin diinspirasi oleh 'informasi yang disebarkan para ekstemis di internet'.
- <link type="page"><caption> Duka untuk Orlando dari berbagai belahan dunia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/multimedia/2016/06/160613_galeri_orlando" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Ayah Mateen: Saya tak tahu Omar menyimpan kebencian besar</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160613_dunia_mateen_ayah" platform="highweb"/></link>
Tapi tidak ada bukti bahwa dia merupakan bagian dari sebuah komplotan yang lebih besar.

Sumber gambar, Reuters
Selain sedikitnya 49 korban jiwa, 53 lainnya menderita cedera dalam serangan atas sebuah bar gay di Orlando tersebut.
Laporan-laporan menyebutkan penyerang sempat menyatakan kesetiaan kepada ISIS pada saat-saat akhir serangannya.
- <link type="page"><caption> Penembakan di bar gay di Florida menewaskan 50 orang</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160612_dunia_orlando_korban.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Siapa Omar Mateen, pelaku penembakan di bar gay Florida?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160613_dunia_siapa_pelaku_orlando" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Mantan istri gambarkan Mateen sebagai orang yang mentalnya terganggu</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160613_dunia_kesaksian_isteri_matin.shtml" platform="highweb"/></link>
Dan Presiden Obama kembali mengangkat isu kepemilikan senjata.

Sumber gambar, AP
"Kita harus melawan ekstremisme. Namun kita juga harus memastikan bahwa tidak mudah bagi seseorang, yang ingin melukai orang di negara ini, bisa memperoleh senjata."
Peristiwa penembakan di Orlando ini tercatat sebagai yang terburuk dengan jumlah korban jiwa terbesar dalam sejarah modern Amerika Serikat.









