Polisi Bangladesh akui mengira sandera sebagai penyerang

Sumber gambar, AFP Getty
Polisi Bangladesh mengakui telah melakukan kesalahan karena mengira seorang sandera sebagai salah satu penyerang pada serangan mematikan di sebuah kafe di Dhaka, 1 Juli lalu.
Para pejabat pada mulanya mengatakan aparat keamanan membunuh enam pria bersenjata ketika mereka mengakhiri penyanderaan di kafe Holey Artisan Bakery.
- <link type="page"><caption> Pelaku penyerangan kafe di Bangladesh dari kalangan elite</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160705_dunia_tersangka_bombangladesh" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Bangladesh umumkan dua hari berkabung nasional</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160703_dunia_hariberkabung_bangladesh" platform="highweb"/></link>
Polisi sekarang mengatakan satu pria yang diidentifikasi sebagai seorang penyerang sebenarnya adalah sandera. Masih belum jelas penyebab kematiannya atau siapa yang membunuhnya.
Saiful Islam Chowkidar kemudian diidentifikasi sebagai pembuat pizza di kafe itu.
Polisi mengatakan kepada BBC bahwa meskipun foto juru masak kafe disebarkan bersama-sama para penyerang, dia kemudian dinyatakan tidak terlibat penyerangan.
Mereka tidak memastikan laporan sebelumnya yang menyatakan polisi kemungkinan melakukan kesalahan menembaknya.
Keluarga Chowkider mengatakan mereka mengenalinya diantara foto-foto terduga penyerang yang polisi sebarkan.
"Kami protes, kami mengatakan dia tidak pernah menjadi militan. Dia adalah pekerja keras dan salah satu pembuat pizza dan pasta terbaik di Bangladesh," kata sepupu Chowkider, Solaiman, kepada kantor berita AFP.









