Bangladesh tangkap 900 dalam operasi antimilitan

Sumber gambar, unk
Polisi Bangladesh mengatakan telah menangkap sekitar 900 orang dalam operasi atas kelompok militan Islam terkait serangkaian serangan terhadap kelompok minoritas dan warga sekuler.
Operasi kepolisian dilancarkan selama sepekan dengan memusatkan perhatian kepada tersangka militan Islam namun tidak semua yang ditangkap merupakan militan.
"Banyak yang merupakan tersangka pelaku kejahatan biasa. Polisi akan menginterogasi mereka dan berupaya menemukan siapa yang bertanggung untuk kasus apa," kata Shahidur Rahman, Wakil Inspektur Jendera Kepolisian Bangladesh, kepada BBC Bengali.
- <link type="page"><caption> Pekerja biara Hindu Dikeroyok hingga tewas di Bangladesh</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160610_dunia_pekerja_biara_dibunuh" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Pendeta Hindu dibunuh 'kelompok Islamis' Bangladesh</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160607_dunia_bangladesh_hindu" platform="highweb"/></link>
Sekitar 40 orang -termasuk beberapa blogger sekuler, akademisi dan anggota kelompok agama minoritas- dibunuh dalam sejumlah serangan beberapa tahun terakhir.
Dalam kasus terbaru, Jumat 10 Juni, seorang pekerja kuil Hindu yang dipenggal di daerah Pabna.
Nityaranjan Pande yang berusia 60-an tahun langsung meninggal di tempat kejadian setelah sejumlah orang menyerangnya.
Dia bukan satu-satunya korban dalam waktu sepekan belakangan karena sebelumnya seorang pendeta Hindu, penjual toko Kristen, dan istri dari seorang perwira polisi antiterorisme yang dibunuh dengan pelakunya diduga anggota militan Islam.
Blogger sekuler, akademisi, pegiat hak gay, serta anggota kelompok agama minoritas adalah kelompok yang dibunuh dalam beberapa waktu terakhir.









