Pendeta Hindu dibunuh 'kelompok Islamis' Bangladesh

Sumber gambar, AFP
Seorang pendeta Hindu dibunuh di Bangladesh, dalam serangan terbaru yang diduga dilakukan oleh kelompok militan berhaluan Islam.
Jenazah Ananda Gopal Ganguly, 70 tahun, ditemukan di sebuah lapangan di dekat kuilnya di daerah Jhenaidah barat. Kepalanya nyaris terpisah dari lehernya.
- <link type="page"><caption> Kepsek 'penghina' Islam bertugas kembali di Bangladesh</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/05/160519_dunia_bangladesh_islam" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Kekerasan minoritas: biksu berusia lanjut tewas di Bangladesh</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/05/160514_dunia_bangladesh_biksu_tewas" platform="highweb"/></link>
Dalam peristiwa terpisah, polisi membunuh tiga terduga Islamis dalam operasi terhadap kelompok ekstrem pelaku pembunuhan.
Para kritikus mengatakan pemerintah masih belum mengakui terjadinya pembunuhan yang sebagian besar dianggap dilakukan kelompok Islamis.

Sumber gambar, EPA
Dua orang -yang diduga anggota kelompok terlarang Jamaat-ul-Mujahideen Bangladesh, JMB- ditembak mati di ibu kota Dhaka ketika polisi menggerebek sebuah rumah.
Polisi mengatakan kelompok bersenjata yang tidak diketahui jati dirinya menembaki mereka.
Sedangkan orang ketiga -yang diduga terkait dengan pemboman masjid Ahmadiya beberapa waktu lalu- terbunuh di daerah Rashahi barat.
Ananda Gopal Ganguly merupakan orang ketiga yang mati dalam serangan militan dalam waktu dua hari belakangan.
Hari Minggu (05/06), seorang istri polisi yang menyelidiki serangan kekerasan yang dibunuh dan juga seseorang pria Kristen.
Belum ada kelompok yang mengaku melakukan serangan-serangan tersebut.









