Biksu di Thailand ditahan karena 'selundupkan harimau'
Pihak berwenang Thailand menyatakan telah menahan seorang biksu yang mencoba menyelundupkan kulit can cakar harimau dan dari sebuah kuil Buddha.
Pengelola kuil Wat Pha Luang Ta Bua yang dikenal dengan sebutan "Kuil Harimau" dituduh memperdagangkan hewan secara ilegal.
Mereka membantah tuduhan tersebut.
- <link type="page"><caption> Puluhan bayi harimau mati ditemukan di kuil di Thailand</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160601_dunia_thailand_harimau.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Lebih dari 100 harimau dipindahkan dari kuil di Thailand</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/05/160530_majalah_thailand_harimau.shtml" platform="highweb"/></link>

Sumber gambar, AP
Hari Rabu (01/06) petugas menemukan 40 bayi harimau di kompleks kuil tersebut, tersimpan di dalam lemari pembeku.
Di dalam kompleks kuil itu juga ditemukan bagian tubuh hewan-hewan lain.
Penemuan ini dihasilkan berkat upaya keras memindahkan 137 ekor harimau dari kawasan wisata di Kanchanaburi.
Didakwa
Benda yang disita adalah dua kulit harimau, 700 jimat yang terbuat dari bagian tubuh harimau dan 10 taring harimau.
"Penyitaan ini menunjukkan kuil ini mungkin memperdagangkan harimau secara ilegal," kata Teunchai Noochdumrong, direktur Wildlife Conservation Office kepada BBC.

Sumber gambar, Reuters
Pihak berwenang menyatakan akan mengenakan dakwaan terhadap kuil tersebut.
Komplek itu merupakan atraksi yang mendatangkan banyak wisatawan yang bisa berfoto bersama dengan hewan liar dengan membayar.
Kini tempat itu ditutup sejak terjadinya razia.









