Dua anggota parlemen Somalia tewas dalam serangan bom

Mogadishu

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Kepala Dinas Ambulans Mogadishu mengatakan sebelumnya tidak pernah melihat kerusakan seperti ini.

Sekelompok pria bersenjata menyerang sebuah hotel di pusat kota Mogadishu, ibukota Somalia, dan menewaskan sedikitnya 10 orang.

Para penyerang menyerbu Hotel Ambassador di Jalan Maka al-Mukarama setelah meledakkan bom berkekuatan besar di dalam mobil di luar hotel, seperti dituturkan beberapa saksi mata.

Kantor berita milik pemerintah menyebutkan dua anggota parlemen, Abdullahi Jama Kabaweyne dan Mohamoud Mohamed Gure, tewas dalam serangan dan empat lainnya selamat.

  • <link type="page"><caption> Al-Shabaab menguasai kembali pelabuhan Somalia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160205_dunia_alshabab_somalia" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Hotel di Somalia diserang, sepuluh orang tewas</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/03/150328_somalia_serangan_bom" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Al-Shabaab serbu dinas inteljen Somalia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/06/150621_dunia_shabab_serang_mogadishu" platform="highweb"/></link>

Hotel Ambassador merupakan tempat yang populer di kalangan para anggota parlemen Somalia.

Kelompok militan Islam Al-Shabaab langsung menyatakan bahwa mereka yang berada di balik serangan tersebut.

Mogadishu

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Warga sipil ikut membantu menyelamatkan kroban yang cedera.
Mogadishu

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Walau sudah terdepat ke luar Mogadishu, al-Shabab masih sering melakukan serangan ke ibu kota.

Kepalda Dinas Ambulans Mogadishu, Dr Abdulkadir Andirahman Haji Aden, mengatakan kepada BBC bahwa rumah sakit utama di kota itu menjadi padat, dengan sedikitnya 50 orang cedera selain korban yang tewas.

"Saya orang pertama yang sampai di tempat kejadian. Kerusakannya amat besar," jelasnya.

"Saya tidak pernah melihat seperti ini sebelumnya."

Al-Shabaab, yang sedang berperang melawan pemerintah dukunganan PBB, berhasil disingkirkan dari Mogadishu pada tahun 2011 lalu namun masih menjadi ancaman nyata dan sering melakukan serangan ke ibu kota tersebut.