Ditakut-takuti bom, pesawat Ryanair ke Manchester dikosongkan

Ryanair
Keterangan gambar, Setelah terlibat pertengkaran dalam pesawat, dua orang ditahan polisi, namun tak lama kemudian dilepaskan.

Maskapai penerbangan Ryanair yang akan bertolak dari Norwegia menuju Manchester, Inggris, gagal mengudara.

Para penumpang dan awaknya dievakuasi sebelum lepas landas menyusul isu adanya bom, yang polisi katakan hanya sebuah kesalahpahaman.

Pesawat itu sedianya akan meninggalkan bandara Rygge dekat ibukota Norwegia, Oslo, ketika dievakuasi.

Dua pria dibekuk oleh polisi karena tingkah laku mereka menimbulkan kecurigaan, namun tak lama kemudian dilepaskan.

  • <link type="page"><caption> Benda disangka bom di stadion Old Trafford adalah alat pelatihan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/05/160516_olahraga_mu_bom_hoax" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Penerbangan di London tertunda akibat penumpang 'salah pintu'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/01/150105_stansted_insiden" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Tertunda lama, penumpang panggil polisi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/news/world-europe-36297088" platform="highweb"/></link>

Situasi 'kembali normal,' kata polisi dalam sebuah cuitan. Maskapai Ryanair mengatakan para penumpang segera diterbangkan.

Setelah diperiksa, tidak ditemukan benda mencurigakan di dalam pesawat Ryanair.

Menurut laporan media setempat, polisi telah mengidentifikasi dua orang yang mencurigakan tersebut. Satu diantaranya warga negara Inggris dan yang lainnya berasal dari Sri Lanka.

Laporan-laporan menyebutkan, kedua pria tersebut bertengkar hebat, lalu terdengar mereka menyebutkan kata 'bom' sesaat sebelum pesawat lepas landas.

Evakuasi di Norwegia tersebut terjadi beberapa jam setelah isu bom di stadion Old Trafford, Manchester, dinyatakan bersih dari sebuah benda yang mencurigakan.

Benda mencurigakan yang ditemukan di dalam stadion itu kemudian dikonfirmasi polisi Inggris sebagai tiruan bahan peledak yang tidak sengaja tertinggal, setelah latihan penjinakkan bom oleh sebuah perusahaan swasta.