Pendukung Dilma Rousseff turun ke jalanan

Menurut polisi, barikade ada di 26 negara bagian Brasil.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Menurut polisi, barikade ada di 26 negara bagian Brasil.

Pendukung presiden Brasil Dilma Rousseff membakar barikade dan menutup jalan-jalan di berbagai tempat untuk memprotes langkah pemakzulan terhadap Rousseff.

Penutupan jalan menimbulkan gangguan di semua negara bagian di Brasil.

Presiden Rousseff sudah berjanji untuk terus bertahan sampai akhir melawan proses pemakzulan.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Presiden Rousseff sudah berjanji untuk terus bertahan sampai akhir melawan proses pemakzulan.

Senat akan melakukan pemungutan suara pada Rabu ini untuk menentukan pemakzulan.

Jika mayoritas memilih sidang maka Rousseff akan diskors selama 180 hari.

  • <link type="page"><caption> Presiden Brasil kalah dalam mosi pemakzulan di parlemen</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160418_dunia_brasil_mosi_rousseff.shtml" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Warga Brasil gelar aksi menuntut mundur Presiden Rousseff</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160313_dunia_protes_rousseff.shtml" platform="highweb"/></link>

Pemerintah sudah meminta Mahkamah Agung untuk menghentikan proses pemakzulan atas dasar dugaan kejanggalan prosedur.

Namun permintaan itu sudah ditolak oleh pengadilan.

'Katakan tidak pada kudeta'

Demonstran memblokade akses ke jalan-jalan utama di kota terbesar Brasil, Sao Paulo, sehingga menyebabkan kemacetan parah pada jam sibuk pagi hari.

Protes pun meluas ke kota-kota besar dan kecil di seluruh negara tersebut.

Demonstran memblokade akses ke jalan-jalan utama di kota terbesar Brasil, Sao Paulo, dan menyebabkan kemacetan.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Demonstran memblokade akses ke jalan-jalan utama di kota terbesar Brasil, Sao Paulo, dan menyebabkan kemacetan.

Menurut polisi, barikade ada di 14 jalan tol di 26 negara bagian Brasil dan Distrik Federal, ibu kota Brasilia.

Protes anti-pemakzulan tersebut dikoordinir oleh organisasi payung sayap kiri, Front Populer Brasil, yang berjanji untuk melanjutkan taktik aksi langsung mereka.

"Kami akan berjuang di manapun untuk mempertahankan demokrasi. Brasil katakan tidak pada kudeta!" tulis mereka lewat pesan Facebook.

Presiden Rousseff sudah berjanji untuk terus bertahan sampai akhir melawan pemakzulan terhadapnya.