Australia pulangkan pencari suaka Sri Lanka

Sumber gambar, Getty
Menteri imigrasi Australia mengatakan sekelompok pencari suaka yang tiba di Kepulauan Cocos, wilayah negara itu, minggu lalu kini telah dikirim balik ke Sri Lanka.
Kapal yang membawa 12 orang mencapai jarak 500 meter dri Pulau Home di gugusan pulau Cocos.
Menteri Imigrasi Peter Dutton mengatakan para pencari suaka, semuanya warga negara Sri Lanka, telah dikembalikan pada tanggal 6 Mei.
- <link type="page"><caption> Perahu pencari suaka masuki wilayah Australia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/05/160504_dunia_pencari_suaka_pulau_kokos" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Papua Nugini akan tutup pusat detensi pencari suaka Australia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160427_dunia_papua_nugini_suaka" platform="highweb"/></link>
Dia juga mengumumkan sampai sejauh ini Australia telah mencegat tiga kapal pencari suaka tahun ini, tetapi tidak memberikan rincian dua kapal lainnya.
Cocos adalah kepulauan dan karang terpencil yang terletak di antara Sri Lanka dengan pantai barat daratan Australia.
Pengumuman menteri imigrasi Australia tersebut disampaikan hari Senin (09/05), hari resmi pertama kampanye pemilihan umum federal Australia.
Jumlah pencari suaka yang datang ke Australia lewat laut turun tajam karena kebijakan ketat negara itu, seperti pemrosesan di luar wilayah darat dan penarikan kapal keluar dari wilayah Australia. Sebagian pencari suaka menggunakan Indonesia sebagai transit untuk menuju Australia.
Dutton juga menggunakan konferensi persnya untuk mengecam posisi kelompok oposisi Partai Buruh terkait pengamanan perbatasan Australia.
Pada hari Senin, seorang anggota parlemen dari Partai Buruh, Sophie Ismail, mengatakan dia mengkhawatirkan kebijakan imigrasi kontroversial Australia.









