Tiga wartawan Spanyol dibebaskan di Suriah

Sumber gambar, AFP
Sebanyak tiga wartawan Spanyol, yang diculik saat meliput di Suriah tahun lalu, telah dibebaskan dan kini siap dipulangkan ke Spanyol.
Antonio Pampliega, Jose Manuel Lopez, dan Angel Sastre menghilang dari Kota Aleppo, 10 bulan lalu. Belum jelas kelompok mana yang menculik ketiga wartawan tersebut mengingat ada sejumlah kelompok pemberontak, termasuk ISIS, yang pernah menculik dan membunuh wartawan di Aleppo.
Pemerintah Spanyol menyatakan ketiga jurnalis itu dalam kondisi aman dan sehat. Kini mereka berada di Turki, menunggu dipulangkan ke Spanyol.
- <link type="page"><caption> Wartawan AS yang ditahan di Suriah selama empat tahun dibebaskan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160409_dunia_wartawan_dibebaskan" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> ISIS bunuh lagi sandera wartawan AS</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2014/09/140902_jurnalis_as_dibunuh" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Standar keselamatan wartawan disoroti</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2014/09/140903_wartawan_keselamatan" platform="highweb"/></link>

Sumber gambar, AFP
Pembebasan ketiganya, menurut pemerintah Spanyol, tak lepas dari peran sejumlah negara sekutu, termasuk Turki dan Qatar.
Elsa Gonzalez, yang menjabat ketiga federasi jurnalis Spanyol, mengatakan kabar pembebasan Pampliega, Lopez, dan Sastre menimbulkan kebahagiaan dan perasaan emosional.
Sebelumnya, pada 2014, dua wartawan asal Spanyol dibebaskan setelah ditahan selama enam bulan oleh ISIS di Suriah. Namun, sejumlah wartawan, baik asing maupun asal Suriah, telah meninggal dunia di sana.
Kelompok pembela hak media, Reporters Without Borders, menempatkan Suriah sebagai negara paling berbahaya bagi kalangan jurnalis.
Beberapa wartawan yang meninggal dunia saat bertugas di Suriah
- Ahmad Mohamed al-Mousa – warga Suriah – jurnalis warga anti-ISIS. Dia meninggal dunia pada Desember 2015 akibat dibunuh sekelompok orang bertopeng sebulan setelah organisasinya, Raqqa Is Being Slaughtered Silently, diberikan Penghargaan Kebebasan Pers Internasional.
- Kenji Goto – warga Jepang – pembuat film dokumenter- menghilang pada Oktober 2014 dan muncul dalam sebuah video ISIS yang menunjukkan saat dia dibunuh pada Januari 2015.
- Mohamed al-Qasim – warga Suriah – wartawan radio – dibunuh ketika mobilnya diserang sekelompok orang bersenjata pada 2014.
- Steven Sotloff – warga Amerika Serikat – wartawan lepas – diculik pada 2013 dan dibunuh ISIS pada 2014.
- James Foley – warga Amerika Serikat – wartawan lepas – menghilang pada 2012 dan dibunuh ISIS dalam sebuah video yang muncul pada 2014.
- Yara Abbas – warga Suriah – wartawan televisi – meninggal dunia ditembak penembak jitu dari sebuah kelompok tak dikenal pada 2013.
- Ihsan al-Buni – warga Suriah – fotografer surat kabar milik pemerintah Suriah – tewas ditembak kelompok pemberontak pada 2012
- Marie Colvin – koresponden AS untuk surat kabar Sunday Times – meninggal dunia akibat serangan udara pada 2012.
- Remi Ochlik – warga Prancis – jurnalis foto – meninggal dunia akibat serangan udara pada 2012 sama seperti Marie Colvin.
- Mazhar Tayyara – warga Suriah – juru video – meninggal dunia akibat tembakan dari kubu pemerintah Suriah pada 2012.
- Ferzat Jarban – warga Suriah – juru kamera – ditahan saat meliput demontrasi antipemerintah pada 2011 dan ditemukan meninggal dunia sehari kemudian.





