Serangan udara menghantam rumah sakit di Aleppo

Sumber gambar, Reuters
Sekurangnya tiga dokter dan 14 pasien meninggal dunia dalam sebuah serangan udara atas sebuah rumah sakit di kota Aleppo Suriah, menurut organisasi Medecins sans Frontieres (MSF).
Di antara yang tewas di rumah sakit Al-Quds yang dikelola MSF itu adalah salah seorang dari sedikit dokter anak yang masih ada di Suriah.
Kelompok pertahanan sipil menyalahkan pemerintahan Suriah untuk serangan udara tersebut, tetapi hingga kini belum ada pengukuhan resmi mengenai hal ini.
- <link type="page"><caption> Amerika Serikat akan kirim 250 personel militer ke Suriah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160425_dunia_obama_suriah.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Obama tolak kirim pasukan darat ke Suriah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160424_dunia_obama_suriah_pasukan" platform="highweb"/></link>
Kekerasan di Suriah terus meningkat beberapa hari ini sekalipun sedang ada gencatan senjata.
Peningkatan kekerasan terjadi di tengah-tengah laporan bahwa tentara Suriah yang didukung kekuatan udara Rusia bersiap untuk serangan besar di Aleppo.
Perundingan terancam gagal
Kekerasan ini mengancam pelaksanaan perundingan damai yang disponsori PBB, yang diteruskan bulan lalu.
Hari Rabu (27/04), utusan PBB untuk Suriah Staffan de Mistura mendesak pejabat "tingkat tertinggi" Amerika dan Rusia untuk campur tangan demi menyelamatkan perundingan damai ini.
- <link type="page"><caption> Jerman usulkan zona aman untuk pengungsi di Suriah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160424_dunia_suriah_zona_aman" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Tiga anak pengungsi Suriah tewas akibat tembakan roket ISIS</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160419_dunia_roket_isis_suriah" platform="highweb"/></link>
Berbicara di Jenewa, Staffan mengatakan bahwa perundingan damai ini dalam kondisi rapuh dan 'bisa gagal setiap saat'.
Dalam sepekan terakhir, lebih dari 100 warga sipil tewas dalam pengeboman yang baru-baru ini dilakukan lagi baik oleh kelompok pemberontak maupun pemerintah Suriah, menurut organisasi pengawas, Syrian Observatory for Human Rights yang berkantor di Inggris.









